Samarinda

Ditetapkan Sebagai IKN Baru, Produsen Gaming Menyasar Samarinda Perkenalkan Produk Teranyar

Kaltimtoday.co, Samarinda – Sebagian wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) dan sebagian wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) yang ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN) Indonesia baru, rupanya menjadi sasaran bagi sejumlah produsen elektronik.

Pada kesempatan ini, salah satu brand besar yang menyambangi Samarinda ialah Acer. Dalam rangkaian acara tur Asia Pasific Predator League (APPL) 2020. Acer memboyong Brand Ambassador Predator Gaming yakni, Predator Triton 300. Dengan spesifikasi 144Hz Full HD layar IPS, berikut caster, beserta komunitas, agar menjadikannya lebih dekat dengan para gamers di kota Tepian.

Baca juga:  Dukung Peningkatan SDM Jelang Pemindahan IKN, Perwakilan Australia Buka Program Beasiswa Jurnalis Samarinda

Event bagi para gamers itu, dimulai di seluruh Indonesia, dimulai dari Samarinda dan digelar di Hotel Bumi Senyiur, Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (09/11/2019).

Product Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana mengatakan, terpilihnya Samarinda sebagai kota pembuka road show APPL 2020, bukan tanpa alasan. Karena mengingat pentingnya ibu kota Kaltim ini sebagai salah satu penyangga IKN baru yang segera dibangun. Sementara, kota-kota lainnya yang akan disambangi setelah adalah Medan, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar.

Menjelaskan lebih lanjut, Andreas mengatakan, Asia Pasific Predator League 2020, digelar dengan tahapan online qualfier, agar menjangkau pencinta gaming di semua segmen anak muda. Tahapan itu dimulai Oktober 2019, dan berakhir di Desember 2019.

“Mereka yang berkecimpung di dalam dunia game baik tim maupun individual jelas butuh produk buat mereka latihan. Kami dari Acer Predator menjadi salah satu Brand yang mempunyai lineup gaming terlengkap di dunia saat ini, kami support buat mereka,” ucapnya.

Perlu diketahui, jika aktivitas gaming saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata seperti zaman-zaman sebelumnya. Karena saat ini, banyak para kawula muda yang justru bisa mengembangkan kariernya menjadi atlet profesional Elektronik Sport (E-Sport). Bahkan kiprahnya pun sampai mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Ini yang kami maksud sebagai mendukung ekosistem. Menyediakan produk yang baik bagi gamers. Dalam artian ini juga kami mendukung kepada gaming kompetisinya. Jadi produk ini kami hadirkan sebagai satu wadah buat gamers mengasah kemampuan mereka,” bebernya.

Pergerakan konsisten pun terus dilakukan. Mulai dari Profesional League 2018, 2019 bahkan untuk 2020 mendatang.

“Semakin tahun kami membuat konsepnya semakin besar dan semakin menarik. Yang awalnya cuma ada 8 negara sekarang kami ada sekitar 17 negara yang join. Dengan jumlah peserta lebih dari 3500 tim gaming. Itu yang kami bilang mendukung ekosistem dari produk gaming kompetisinya itu sendiri,” terangnya.

Baca juga:  Komisi III DPRD Kaltim Berencana Kunjungi Lokasi IKN di PPU dan Kukar

Untuk diketahui, APPL 2020 ini akan mengumpulkan para gamer dari 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar.

Para gamer nantinya akan bertarung memainkan dua jenis game. Yakni, PUBG dan Dota 2 dengan strategi terbaik.

“Prize pool sebesar USD 400,000. Babak grand final Asia Pasifik akan diadakan di Manila pada 22 – 23 Februari 2020 mendatang di SM Mall of Asia Arena, Kota Pasal,” pungkasnya.

[JRO | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close