Daerah
Harga TBS Sawit Kaltim Periode Mei 2026 Naik Lagi, Tanaman Umur 10 Tahun Tembus Rp 3.623 per Kg
Kaltimtoday.co - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim terus melaju dan konsisten merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.
Lonjakan ini dipicu langsung oleh menguatnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global serta meningkatnya volume permintaan dunia. Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menjelaskan bahwa performa positif komoditas andalan daerah ini didorong oleh penetapan harga rata-rata tertimbang CPO yang kini mencapai Rp 15.293,70 per kilogram, sementara harga komoditas kernel atau inti sawit sukses menyentuh angka Rp 14.681,40 per kilogram.
Berdasarkan data resmi Dinas Perkebunan Kaltim untuk periode 1–15 Mei 2026, tarif pembelian TBS sawit disesuaikan secara berjenjang berdasarkan usia tanamannya. Untuk tanaman muda berusia 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 3.190,48 per kilogram, kemudian umur 4 tahun senilai Rp 3.292,00 per kilogram, umur 5 tahun Rp 3.382,77 per kilogram, dan umur 6 tahun berada di angka Rp 3.457,08 per kilogram.
Tren penguatan terus berlanjut pada tanaman umur 7 tahun sebesar Rp 3.507,07 per kilogram, umur 8 tahun Rp 3.563,83 per kilogram, umur 9 tahun Rp 3.607,22 per kilogram, hingga puncaknya pada tanaman usia 10 tahun ke atas yang berhasil menembus rekor Rp 3.623,96 per kilogram.
Ahmad Muzakkir menegaskan bahwa daftar harga yang dirilis pemerintah ini menjadi standar acuan resmi bagi para petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya bagi pengelola kebun plasma.
Sinergi dan kerja sama kontrak antara kelompok tani dengan pihak Pabrik Minyak Sawit (PMS) diharapkan dapat memangkas rantai tengkulak yang kerap mempermainkan harga di tingkat bawah.
[RWT]
Related Posts
- Tutupan Hutan Kalimantan Menyusut Drastis hingga 33 Persen Selama 2015-2025, WALHI se-Kalimantan Desak Stop Izin Industri Ekstraktif
- Paripurna Hak Angket Gubernur Kaltim Gagal Kuorum, 14 Anggota Fraksi Golkar Kompak Mangkir Sidang!
- Badai Permenpora dan Seleksi Alam Pengurus KONI
- Bantah Isu Pengosongan Hutan, Evakuasi Badak Pari Mahulu Murni Demi Selamatkan Genetik Spesies
- Kritis Tinggal Satu Ekor di Alam Liar, Badak Pari Mahulu Segera Dievakuasi Lewat Udara








