Advertorial
Hentikan Sebagian Proyek DAS Ampal, Anggota DPRD Balikpapan Diancam PT Fahreza Duta Perkasa
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Proyek pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal di Jalan MT Haryono, Balikpapan, terus mendapatkan perhatian publik. Kontraktor, PT Fahreza Duta Perkasa, yang mengerjakan proyek dengan anggaran sekitar Rp 136 miliar ini mengancam akan melaporkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Fadlianoor ke polisi.
Alasannya karena Fadlianoor menghentikan sebagian pengerjaan proyek tersebut, khususnya di sisi kiri Jalan MT Haryono yang menuju DAM. Keputusan ini Fadlianoor ambil berdasarkan tuntutan masyarakat.
“Saya menyetop malam itu hanya titik sebelah kiri depan Inhutani. Tidak berarti saya menghentikan seluruh proyek dari PT Fahreza. Apa yang saya lakukan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Harus diselesaikan bagian ini sebelum melanjutkan ke bagian lain,” ujar Fadlianoor.
Fadli mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Konsultan telah memberi tahu PT Fahreza untuk tidak mengerjakan bagian kiri dekat Indotani. Namun, instruksi ini diabaikan oleh PT Fahreza.
“Katanya dia mau melaporkan saya ke polisi. Silahkan, saya tunggu. Saya tidak menghambat proyek pemerintah. Silahkan laksanakan” tegas Fadlianoor.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang SDA dan Drainase DPU Balikpapan, Jen Supriyanto mengatakan pihaknya sudah memberikan teguran, instruksi dan lainnya. Namun, tidak diindahkan.
Pihaknya menyampaikan kepada PT Fahreza untuk menyelesaikan pekerjaan sebelumnya, jadi tidak berpindah ke tempat lain.
“Kami inginnya selesai satu, bongkar satu, karena ada metodenya. Membongkar harus ada yang mendampingi. Kami di lapangan sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan mereka, tetapi kondisinya seperti ini,” pungkasnya.
[RWT | ADV DPRD BALIKPAPAN]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Mengenang Tragedi Kelam di Lapangan Hijau: Dari Marc-Vivien Foe hingga Jesus de Miguel
- Jelang Demo Gubernur Rudy Mas'ud ke Jakarta, Ini Klarifikasi Diskominfo Kaltim
- Daftar Negara dengan Upah Minimum Terendah, Ada Indonesia!
- Rapak Lambur dan Jonggon Jadi Kawasan Baru Pengembangan Pertanian Kukar
- Jadwal Film yang Tayang di Bioskop Trans TV 2-8 November 2026: Dari Mechanic Resurrection hingga Civil War








