Advertorial
HGN Jadi Momentum Penting, Komisi IV DPRD Kaltim: Kesejahteraan Guru Kaltim Masih Perlu Perhatian Serius
Kaltimtoday.co, Samarinda - Hari Guru Nasional (HGN) jadi momentum penting untuk para guru di seluruh Indonesia. Komisi IV DPRD Kaltim, meminta agar pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan serta fasilitas pendukung agar guru-guru di Kaltim semakin maju dan profesional.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi pada Selasa (25/11/2025).
"Di momentum HGN ini, jangan hanya menuntut guru menjadi hebat, tetapi kita harus memastikan ada prasyarat-prasyarat yang dipenuhi untuk menghantarkan mereka menjadi guru hebat," sebutnya.
Menurut Darlis, tidak bijak apabila menuntut guru tampil hebat, namun prasyarat menuju peningkatan karakter dan kompetensi mereka tidak kita penuhi.
"Salah satu yang harus kita lakukan adalah memastikan kompetensi dan kapasitas guru terus ditingkatkan dan selalu diperbarui," ujar Darlis.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat cepat, sehingga tidak boleh guru dibiarkan hanya dengan kemampuan yang mereka miliki beberapa tahun lalu.
"Kita harus menghantarkan guru memiliki pengetahuan yang fresh dan mampu mengikuti perkembangan teknologi," sebutnya.
Selain itu, pemerintah juga harus memikirkan kesejahteraan guru. Kesejahteraan bukan hanya soal materi, tetapi juga fasilitas dan daya dukung agar mereka mampu menjalankan fungsi mengajar secara optimal.
"Guru hebat bukan hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang cerdas intelektual dan beradab secara perilaku," tutup Darlis.
[RWT | ADV DPRD KALTIM]
Related Posts
- Suahasil Nazara Resmi Ditunjuk Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- HUT ke-73 Berau: Dari Penanganan Karhutla hingga Menatap Transformasi Ekonomi
- Lupa Bawa Kartu Fisik Saat Razia? Ini Cara Mudah Aktivasi dan Tunjukkan SIM Digital Resmi Polri
- Gini Amat Jadi Warga Indonesia yang Tinggal di Samarinda?
- Di Tengah Kekeringan dan Karhutla, Inflasi Kaltim Agustus Melandai ke 0,10 Persen








