Bontang

Ini Rencana Infrastruktur Utama Penanggulangan Banjir di Bontang

Kaltimtoday.co, Bontang – Pemerintah Kota Bontang telah merancang berbagai infrastruktur untuk penanggulangan banjir. Mengingat banjir di Bontang memiliki 3 tipologi, maka rencana infrastruktur pun disesuaikan dengan tipologi banjir.

Mulai dari Bendungan Suka Rahmat, kolam depresi dan Waduk Kanaan, serta beberapa polder di titik yang telah ditentukan.

Baca juga:  Berkat Inovasi, Bontang Raih Inovative Government Award 2019 Dikucur Rp 5 miliar

Kepala Bapelitbang Bontang, Amiruddin mengatakan pembangunan bendungan Suka Rahmat berlokasi di hulu DAS Bontang dan terletak di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur. Memiliki dua fungsi yaitu sebagai reservoir air baku dan mereduksi banjir di hulu DAS Bontang.

“Kapasitas tampungan banjir Bendungan Suka Rahmat direncanakan 4,716 juta m3, atau setara dengan debit banjir kala ulang 10 tahun,” terang Amiruddin.

Untuk tahapannya, dijelaskan dia, feasibility study sudah terlaksana, begitupun dengan DED dan studi LARAP, termasuk dokumen lingkungan, modeltest dan sertifikasi, serta pengukuran IPPKH. Sementara untuk pemberian izin PPKH direncanakan di tahun 2022 ini, dilanjutkan penyiapan lahan di 2022-2023, serta pembangunan di 2024.

Baca juga:  Tegas! Wakil Ketua II DPRD Bontang Tolak Vaksin AstraZeneca

Sementara untuk revitalisasi Danau Kanaan, Amiruddin mengatakan bahwa Danau Kanaan direncanakan untuk direvitalisasi hingga mencapai kedalaman sekitar 4-5 meter dan mampu menampung hingga 400.000 m3.

“Anggaran operasional dan maintenance kurang lebih sekira Rp 1,5 miliar yang diusulkan ke Balai Wilayah Sungai IV-Kementerian PUPR,” ujarnya.

Danau Kanaan ini, lokasinya berada di wilayah paling hulu Bontang dan efektif untuk mengurangi debit air yang masuk ke dalam kota dengan luas genangan kurang lebih 8 hektar dan kapasitas tampung eksisting 300.000 m3 atau tampungan banjir 200.000 m3, dan tampungan mati 100.000 m3.

Baca juga:  Abdul Samad Targetkan Pemkot Bontang Selesaikan Kajian Ex Void Tambang Selama 2 Bulan

Sementara untuk Kolam Depresi Kanaan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Pemerintah Kota Bontang menyiapkan studi LARAP (2022) dan pembebasan lahan, dengan kapasitas tampung direncanakan mencapai 1,25 juta m3.

“Kalau polder, itu akan dibangun di 3 tempat yakni wilayah Gunung Telihan, wilayah Tanjung Laut dan wilayah Bontang Kuala,” imbuhnya.

Selain itu, terdapat juga rencana penurapan dan normalisasi sungai, serta peningkatan drainase.

[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker