Bontang

Jelajahi Kaltim, Balai Lansia Gau Mabaji Lakukan Monev untuk Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Kaltimtoday.co, Bontang – Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji di Gowa sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Sosial Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU) di Kalimantan.

Balai Lansia Gau Mabaji di Gowa dalam melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Progres LU) menggandeng 157 Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) di sepuluh wilayah jangkauan kerja balai. Total bantuan yang diberikan senilai Rp 24,03 miliar untuk 8900 lansia.

Baca juga:  Lelah Merantau, Nenek Farida Ingin Pulang Kampung

Di Kaltim, Balai Lansia Gau Mabaji di Gowa telah menyalurkan total bantuan senilai Rp 1,431 miliar kepada 530 lansia. Bantuan sosial PROGRES-LU dibagi menjadi empat komponen yang meliputi Bantuan Bertujuan Lanjut Usia (Bantu LU), Dukungan Keluarga, Perawatan Sosial dan Terapi.

Kegiatan yang dimulai sejak 20-25 September 2020 ini dilaksanakan di empat daerah, yaitu Balikpapan, Kutai Kartanegara, Samarinda dan Bontang.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Balai Lansia Gau Mabaji, Syam Wuryani menegaskan bahwa, Bantuan Sosial PROGRES-LU ini merupakan bentuk dari negara HADIR bagi lanjut usia.

“Bantuan Sosial PROGRES-LU merupakan bentuk kehadiran negara untuk menyejahterakan Lansia dan dapat pastikan bahwa bansos tersampaikan, tepat sasaran dan bermanfaat bagi lansia terutama di masa pandemi Covid-19 ini, ujar Yani, sapaan akrabnya.

Dalam kegiatan monitoring evaluasi ini, turut hadir Kepala Dinas Sosial Bontang, Abdu Safa Muha. Dia menyampaikan bahwa bantuan sosial ini datang di waktu yang sangat tepat.

“Saya bersama dengan wali kota mendampingi langsung dalam penyaluran bansos PROGRES-LU ini, sehingga saya tahu betul manfaat yang dirasakan oleh warga senior penerima Bansos PROGRES-LU di Bontang ini,” imbuhnya.

Baca juga:  Kadissos-PM Bontang Sebut Tak Ada Warga Miskin Jika Mengacu pada 14 Indikator

Kegiatan ini diawali dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kaltim serta Dinas Sosial Balikpapan, Kukar, Samarinda dan Bontang. Selanjutnya monev dilaksanakan dengan mendatangi lansia secara langsung dan memastikan bahwa bantuan tersampaikan kepada lansia.

“Saya seperti tertimpa durian runtuh dan sangat beruntung menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 2,7 juta yang sangat bermanfaat untuk biaya pengobatan istri saya dan sebagai tambahan modal untuk jualan nasi uduk keliling,” ungkap Imam Hidayat (74 tahun), salah seorang lansia penerima bantuan PROGRES-LU yang disalurkan melalui Yayasan Pandu Qolby Bontang.

[RIR | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close