Samarinda

Kesadaran Warga terhadap Lingkungan Kurang, DPRD Samarinda Dorong Pemkot Gencarkan Sosialisasi

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting mengatakan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan masih minim. Dia mendorong Pemrintah Kota (Pemkot) untuk lebih menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

Meskipun pemerintah saat ini selalu melakukan penertiban PKL di sejumlah tempat hingga meniadakan tempat pembuangan sampah sementara, namun jika masyarakat tidak diedukasi secara masif maka tidak akan membuat masyarakat sadar.

Baca juga:  DPRD Samarinda Ingatkan Protokol Kesehatan Sebelum Buka Kawasan Tepian Mahakam

“Memang bagus kebijakan Andi Harun mencoba merubah wajah Samarinda ini tertata dengan indah terutama pintu-pintu masuk Samarinda yang dulunya banyak tong sampah di pinggir jalan, tapi sekarang sudah ditertibkan,” ungkap Ginting.

Dia pun menyebut warga Samarinda memiliki ciri khas, seperti yang banyak ditemui yaitu membuang sampah sembarangan, baik di dalam kota maupun saat melakukan perjalanan keluar kota.

Politisi Demokrat tersebut menyebutkan, semangat Andi Harun untuk merubah Samarinda harus di-support berbagai kalangan/organisasi pemerintah daerah (OPD), terutama dinas terkait untuk terus mengawal program Wali Kota Samarinda tersebut.

“Coba kita lihat di Sungai Mahakam, seperti di Tepian itu banyak sekali plastik, botol minuman mengapung di sana, kemudian Sungai Karang Mumus setiap hari menghasilkan sampah domestik berton-ton,” sebut Ginting.

Hal ini disebabkan oleh warga Samarinda yang tidak sadar bahwa menjaga kelestarian lingkungan itu bukan hanya peran Pemkot saja, tapi masyarakat pun turut andil menjaga lingkungan sekitar.

Baca juga:  Komisi III DPRD Kaltim Dorong Kemenhub Jalankan Komitmen untuk Pengembangan Bandara APT Pranoto

Kendati demikian, anggota Komisi I DPRD Samarinda tersebut berharap Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya peran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

“Libatkan unsur pemerintah paling bawah, ada ketua RT, ibu-ibu penggerak PPK, penggiat lingkungan bahkan masyarakat lainnya dilibatkan untuk bekerja sama dalam melakukan sosialisasi,” harap Ginting.

[SDH | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close