DPRD SAMARINDA
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Anggaran Pendidikan 2027 Difokuskan pada Perbaikan Sekolah Paling Mendesak
Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Samarinda meminta Pemerintah Kota Samarinda memfokuskan alokasi anggaran pendidikan tahun 2027 pada perbaikan sekolah-sekolah yang memiliki kebutuhan paling mendesak. Langkah tersebut dinilai penting mengingat keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, mengatakan pembahasan bersama Dinas Pendidikan menunjukkan masih banyak sekolah yang membutuhkan rehabilitasi, terutama pada jenjang sekolah dasar (SD).
Menurutnya, pemerintah tidak dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan perbaikan dalam satu tahun anggaran sehingga penentuan skala prioritas menjadi kunci.
"Kondisi fiskal kita memang harus benar-benar disesuaikan. Karena itu, pembenahan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prioritas kebutuhan di masing-masing sekolah," ujarnya.
Novan menjelaskan, usulan rehabilitasi ringan mendominasi kebutuhan pada tahun anggaran 2027. Sekitar 35 SD diproyeksikan menjadi prioritas perbaikan, sedangkan pada jenjang SMP terdapat sekitar 15 sekolah yang juga diusulkan memperoleh rehabilitasi ringan.
Ia menilai kebutuhan rehabilitasi di tingkat SD lebih besar karena jumlah sekolah yang jauh lebih banyak dibandingkan SMP. Mayoritas usulan berkaitan dengan pembenahan sarana dan prasarana yang dinilai berpengaruh terhadap kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, rehabilitasi berat hanya diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana. Saat ini, penanganan terhadap SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 masih dalam tahap penyelesaian.
Di sisi lain, sejumlah sekolah yang juga membutuhkan pembenahan, termasuk SMP Negeri 24, belum masuk dalam daftar rehabilitasi berat karena keterbatasan anggaran daerah.
Novan mengungkapkan, kebutuhan dana untuk perbaikan sekolah masih berada pada kisaran puluhan miliar rupiah atau belum mencapai Rp100 miliar. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus menyusun program pembangunan berdasarkan tingkat urgensi.
Ia berharap usulan rehabilitasi sekolah dapat menjadi perhatian dalam pembahasan APBD 2027 sehingga peningkatan kualitas sarana pendidikan di Samarinda dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Gandeng BNN, Kemnaker Sediakan Akses Pelatihan dan Kerja Bagi Penyintas Narkoba
- 46.160 Peserta Lolos Seleksi, Kemnaker Resmi Buka MagangHub Angkatan 2 Batch 1
- KI Kaltim Dorong Regulasi Baru, Laporan SP4N-LAPOR Wajib Direspons 1x24 Jam
- DPRD Kaltim Bentuk Tim Perjuangkan HGB Perumahan Korpri Loa Bakung Jadi SHM
- Kideco Gandeng ITK Gelar Inovasi AI dan IoT Kideco Innovation Challenge 2026









