Daerah
Lantik Belasan Pejabat, Bupati Kukar Tekankan Tidak Ada Waktu Bermalas-malasan
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Sebanyak 16 pejabat strukturan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dilantik langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (8/5/2026).
Pelantikan tersebut terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), administrator atau eselon III, serta pengawas atau pejabat eselon IV. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono beserta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Aulia menekankan, kenaikan jabatan bukan untuk mencari kompensasi, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, masa pengabdian kepala daerah sangat terbatas, yakni lima tahun dalam satu periode.
Ia mengaku saat ini fokus menyelesaikan masa kerja lima tahun tersebut, yang kini tersisa sekitar empat tahun.
“Tidak ada waktu untuk bermalas-malasan. Kalau bapak ibu sekalian tidak sanggup untuk jadi pejabat, silakan melambaikan tangan, mengundurkan diri. Jangan menjadi beban untuk organisasi Pemkab Kukar,” tegas Aulia.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat tidak memanfaatkan organisasi pemerintahan untuk kepentingan pribadi dan meminta seluruh aparatur memantapkan niat untuk melayani masyarakat.
“Saya tidak akan mentolerir pejabat-pejabat yang hanya maunya dilayani. Tugas kita sekarang adalah bagaimana kita melayani masyarakat,” sambungnya.
Aulia menilai, pola pemerintahan saat ini sudah jauh berbeda dibanding sebelumnya. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan ingin melihat langsung kerja nyata pemerintah, bukan hanya hasil akhirnya.
Ia pun berpesan kepada para pejabat di tingkat kecamatan agar lebih sering turun ke masyarakat untuk mendengar kebutuhan warga dan menyesuaikannya dengan rencana pembangunan daerah.
“Dokumen perencanaan pembangunan kita bukanlah kitab suci yang tidak bisa kita ubah ketika tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat. Jadi dengarkan apa yang diinginkan masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, Aulia juga menitipkan pesan khusus kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Aji Muhammad Parikesit yang baru dilantik agar program berobat gratis cukup menggunakan KTP dalam program dedikasi Kukar Idaman Terbaik dapat dijalankan dengan baik.
Ia mengaku masih menerima laporan adanya warga Kukar yang masih membayar iuran BPJS kelas III.
“Saya tegaskan melalui kesempatan ini, Pemkab Kukar menjamin seluruh BPJS kelas 3 untuk seluruh warga masyarakat Kukar,” tegasnya.
Menurutnya, apabila masih ada masyarakat yang membayar layanan tersebut, maka hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan kesalahan masyarakat.
“Jadi, ini kami menegaskan melalui kesempatan ini, kita tidak memilah dan memilih orang kaya dan orang miskin, akan tetapi kita hanya memilih apakah orang ini ber-KTP Kukar atau tidak,” tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- Pemprov Kaltim Matangkan Komposisi Pejabat Eselon Dua, Dijadwalkan Akhir Oktober 2025
- Dosen Psikologi Unmul Tanggapi Fenomena Pejabat Flexing, Picu Tekanan di Masyarakat
- Pelantikan Bupati Hasil PSU Segera Digelar, DPRD Kukar Kejar Tuntaskan Syarat Administratif di Rapat Paripurna ke-13
- Gubernur Kaltim Lantik 1.346 CPNS dan PPPK, Dorong Percepatan Pembangunan dan Reformasi Birokrasi
- 11 Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov, Ini Pesan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud









