Advertorial

Pemkab Berau Beri Pendampingan ke Kampung Terkait Pengelolaan DBH-DR

Rizal — Kaltim Today 24 November 2023 20:17
Pemkab Berau Beri Pendampingan ke Kampung Terkait Pengelolaan DBH-DR
Pembukaan workshop pendampingan kampung terkait penggunaan, monitoring dan evaluasi DBH-DR. (Rizal/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Berau bagian perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) sekretariat daerah (Setda) Berau menggelar workshop pendampingan kampung terkait penggunaan, monitoring, dan evaluasi DBH-DR.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Exclusive Hotel Tanjung Redeb pada Kamis (23/11/2023) tersebutvdibuka oleh Plt Asisten II Setda Berau, Ilyas Natsir.

Dia menjelaskan, DBH-DR merupakan dana yang disalurkan dari provinsi ke daerah penghasil sumber daya alam. Sedangkan daerah yang tidak memiliki potensi penghasil sumber daya alam, tidak memperolehnya.

Selain itu, tujuan diadakannya DBH–DR adalah untuk membiayai kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), dan perlindungan serta keamanan hutan. Selain itu, dana tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

"Apalagi Berau memiliki sumber daya alam yang cukup besar, harus dimanfaatkan dengan baik dan optimal," katanya.

Ilyas melanjutkan, rehabilitasi hutan adalah hal yang penting. Sebab kehadiran hutan memberikan banyak manfaat. Salah satunya adalah ketersediaannya air di lingkungan masyarakat. 

“Seperti daerah pesisir, terdapat banyak sekali tempat wisatanya. Itu harus kita manfaatkan dan dikelola dengan sebaik mungkin," ujarnya.

Dana ini dipungut dari pemegang izin usaha pemanfaatan hutan untuk daerah penghasil. Akan tetapi, salah satu kendala terkait DBH DR yang kerap terjadi adalah penyerapan anggaran yang belum sesuai harapan karena kurangnya pemahaman pemerintah daerah mengenai pengelolaan dan penggunaan DBH DR.

"Tujuan lain yang tidak kalah penting dari diadakannya DBH – DR ini adalah untuk memberdayakan masyarakat. Dengan dana tersebut, masyarakat tidak mudah tergoda untuk merusak hutan. Sebaliknya masyarakat tentu akan merawat dan menjaga hutan," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak terkait untuk memanfaatkan dana yang ada dengan sebaik-baiknya. Hal ini dilakukan demi kebaikan bersama.

“Pikirkan perencaan untuk penggunaan dana DBH-DR ini, jangan sampai tidak terserap dengan maksimal. Dan setiap kampung nantinya mendapatkan besaran dana yang bervariasi, tidak sama semua setiap kampung,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setkab Berau, Kamaruddin menambahkan, sebanyak 28 kampung dari 100 kampung yang ada di Berau mendapatkan bantuan Dana Bagi Hasil-Dana Reboisasi (DBH-DR). 

"28 kampung ini merupakan kampung pilihan dan bantuan tersebut untuk tahun anggaran 2024," ujarnya.

Ia menjelaskan, workshop ini juga bertujuan untuk membahas dan memberikan arahan terkait persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut. "Jadi setiap kampung itu beda-beda persyaratannya, tergantung dari usulan kampung untuk penggunaan dana DBH-DR ini," pungkasnya.

[RWT | ADV PEMKAB BERAU]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya