Daerah

Putaran Pertama Pilrek Unmul 2026, Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor 

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 08 September 2026 17:27
Putaran Pertama Pilrek Unmul 2026, Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor 
Ketua Senat Unmul, Prof. Haviluddin. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Putaran pertama pemilihan Rektor Universitas Mulawarman sudah berlangsung. Senat telah menetapkan tiga nama calon rektor usai pengerucutan lima bakal calon di putaran pertama.

Tiga nama calon yang terpilih di antaranya, Prof. Abdunnur, Prof Rudianto Amirta, dan Prof. Fahrul Agus. Tiga nama tersebut ditetapkan sesuai dengan perolehan jumlah suara dari senat.

Sebelumnya, lima bakal calon rektor telah menyampaikan visi misi hingga program kerja untuk arah kemajuan Universitas Mulawarman di periode berikutnya. Senat bersama para anggotanya, melakukan voting untuk mengerucutkan lima bakal calon tersebut.

Selasa (08/09/2026), Ketua Senat Unmul, Prof. Haviluddin menyampaikan bahwa hadir sekitar 90 orang senat untuk melakukan voting hari ini. Syarat kuorum atau keabsahan rapat senat umumnya memerlukan kehadiran paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari seluruh anggota senat yang aktif.

"Satu anggota senang punya satu hak suara, menentukan pilihan calon rektor," sebut Ketua Senat Unmul, Prof. Haviluddin.

Dari perolehan suara putaran pertama. Prof. Abdunnur dari Fakultas Perikanan, mendapatkan 65 suara. Kemudian, Prof. Rudianto Amirta dari Fakultas Kehutanan, 24 suara. Dan yang terakhir, dari Fakultas Teknik, Prof. Fahrul Agus, 1 suara.

"Tiga orang ini berdasarkan berita acara rapat Senat terbuka dan tertutup yang akan kami laporkan hari ini, resmi menjadi calon Rektor Universitas Mulawarman," ungkapnya.

Atas hasil ini, Sekretaris Senat akan berkomunikasi dengan kementerian, menyampaikan hasil daripada rapat senat terbuka dan tertutup, beserta pemberkasannya. 

"Sehingga setelah ini ada proses wawancara kepada tiga calon rektor tersebut oleh kementerian. Waktunya kami belum tahu, karena waktunya itu ditentukan dari hasil audiensi besok yang akan kami laksanakan," imbuhnya.

Untuk jadwal putaran kedua, diperkirakan akan berlangsung pada 8-11 Oktober 2026. Meski begitu, jadwal putaran yang kedua tersebut bergantung dari hasil audiensi senat dan kementerian.

"Jadwal bisa saja berubah. Nanti tergantung dari kementerian dan koordinasi dengan kami," tutupnya.

[RWT | ADV] 



Berita Lainnya