Uncategorized

Rahmad Mas’ud Minta Penjagaan Kilang Minyak Pertamina Diperketat

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud meminta agar kilang minyak Balikpapan dijaga maksimal. Sehingga, musibah kebakaran seperti yang terjadi pada Minggu (15/5/2022) lalu tidak terulang kembali.

“Sebab apa pun yang terjadi di kilang, bukan hanya berisiko buat karyawan Pertamina atau kontraktornya, tapi juga warga Balikpapan umumnya,” katanya.

Baca juga:  Pertashop di Bontang Mulai Menjamur, Perizinan Diakses Melalui OSS

Dia menekankan, tidak hanya jiwa, tapi juga kota secara keseluruhan. Selain itu, Rahmad Mas’ud juga menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Dia juga menyebutkan, sudah berkomunikasi dengan manajemen kilang minyak Balikpapan dan berharap segera ada laporan resmi yang disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Hal itu karena, Balikpapan juga menuntut pembagian pendapatan dari rantai produksi minyak dan gas (migas).

Dia menjelaskan, dulu Kota Beriman menghadapi risiko yang bisa jadi jauh lebih besar sebagai wilayah pengolah migas, daripada daerah penghasil migas atau daerah terdapat sumur-sumur minyak dan gas.

“Untuk keadilan, daerah penghasil migas mendapatkan dana bagi hasil (DBH) yang besarannya ditetapkan sesuai undang-undang,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Plant 5 Unit Hydro Skimming Complex Kilang Pertamina Balikpapan terbakar pada Minggu siang (15/5/2022). Sebelum kebakaran, bunyi ledakan terdengar hingga 2 km jauhnya dari kilang minyak. Setelah satu jam, pada pukul 11.30 WITA, api berhasil dikuasai unit pemadam kebakaran kilang dan segera diketahui ada enam orang korban.

Baca juga:  Akhir September, Pemprov Kaltim Batal Ajukan APBD Perubahan?

Mereka semua dilarikan ke rumah sakit terdekat dari Kilang, yaitu RS Pertamina dan RS Bhayangkara. Korban atas nama J, 22 tahun, akhirnya tak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia sementara lima lainnya yang mengalami luka bakar antara 10-20 persen dan dirawat intensif.

“Hari itu juga dua korban sudah boleh pulang. Untuk korban meninggal dunia, keesokan harinya, Senin, jenazahnya kami terbangkan ke kampung halamannya di Medan,” kata Humas Kilang Balikpapan Ely Chandra Peranginangin sebelumnya.

[RWT | SR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker