Bontang

Rakor Forum HRD Dinilai Sukses, Disnaker Harap Perusahaan Lain Ikut Bergabung

Kaltimtoday.co, BontangForum Human Resource Development (HRD) Bontang selesai menggelar rapat koordinasi yang dirangkai dengan pelantikan. Pelaksanaan Forum HRD berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 14-15 Juli 2022.

Gelaran Rakor Forum HRD 2022 pun, diklaim sukses digelar. Sebanyak 60 perusahaan sebagai anggota Forum HRD mengikuti rakor tersebut, yang juga dihadiri oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, serta jajaran Forkopimda, dan Disnaker DIY.

Baca juga:  Dewan Bontang Minta Pemerintah Aspal Jalan KS Tubun

Kepala Disnaker Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, para Rakor Forum HRD Bontang dilakukan pelantikan anggota dan dibahas terkait dengan masalah kebijakan ketenagakerjaan, dan hal-hal lain bersifat peluang kerja yang lebih mengutamakan pekerja lokal.

“Bontang terbuka dengan investasi. Sehingga jangan dipersulit, dimudahkan investasinya tapi diperhatikan juga masyarakat lokal,” terang Safa.

Rakor Forum HRD digelar setiap tahun. Tujuannya sinergitas perusahaan dengan Pemerintah Kota Bontang terkait masalah ketenagakerjaan. Karena digelar setiap tahun, Safa pun berharap perusahaan yang belum tergabung dalam Forum HRD agar segera bergabung.

Baca juga:  Bontang Banjir Lagi, DPRD Pertanyakan Realisasi Pansus

“Banyak manfaat yang diperoleh dari komunitas itu, apalagi jika ada masalah ketenagakerjaan, di forum itu bisa dibahas dan diselesaikan,” ujarnya.

Selain itu, Forum HRD ini juga bisa memberikan rekomendasi ke Tripartit Nasional atau Kementerian Ketenagakerjaan RI.

[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker