Kutim
Rumah Bagi ASN, Pemkab Kutim Wacanakan Pembangunan
Kaltimtoday.co, Sangatta - Pemkab Kutai Timur (Kutim) menyiapkan program pembangunan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Masih dalam tahap rencana, tapi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kutim siap mendukung.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. Menurutnya, program ini untuk memudahkan ASN Kutim luar daerah. Sehingga tidak perlu lagi kembali ke kampung halaman ketika akhir pekan.
“Ya banyak pegawai dari Samarinda, Tenggarong maupun Balikpapan. Dengan adanya program ini bisa dipakai dan tidak perlu bolak-balik lagi,” ujar Kasmidi saat ditemui awak media, Rabu (24/11/2021).
Kemudian rencananya, program ini akan bekerja sama dengan BPR Kutim. Sehingga para ASN akan meminjam ke BPR dan cicilan pembayaran akan dipotong melalui gaji per bulan. Nantinya pemerintah yang akan mengatur potongan itu melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim.
“Jadi tidak ada potensi kredit macet. Karena gaji pegawai akan langsung dipotong dari BPKAD,” jelasnya.
Hanya saja, semua ini masih tahap pembahasan. Besaran harga rumah dan potongan yang dikenakan kepada ASN belum ditetapkan. Apalagi saat ini masih perlu ada pembahasan pula dengan pengembang perumahan tersebut.
“Lokasi mungkin akan dipilih di sekitar Sangatta Selatan. Untuk menghindari kepadatan,” sebutnya.
Sejauh ini, memang sudah ada beberapa pengembang yang mengajukan diri. Namun Pemkab Kutim belum memutuskan siapa yang dipilih. Karena masih perlu melihat kapabilitas dan konsep dari pengembang tersebut.
“Rencana juga akan dibuat sekitar 500 unit rumah dulu. Sembari melihat ketertarikan ASN kepada program ini,” tutur Kasmidi.
Untuk sementara, program ini hanya berlaku bagi pegawai dengan status ASN. Untuk Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum diberlakukan. Mengingat status tersebut akan mudah berganti.
“Untuk sementara kami fokuskan untuk ASN saja. Kami ingin kredit ini berjalan lancar,” pungkasnya.
[EL | NON | ADV DISKOMINFO KUTIM]
Related Posts
- Terbukti Mangkir hingga Selingkuh, 8 ASN di Kukar Resmi Diberhentikan
- Overkapasitas Parah, DPRD Bontang Dorong Kutim Miliki Lapas Sendiri
- Dampak Pemangkasan RKAB 2026, Serikat Pekerja Sebut 12 Ribu Pekerja Tambang Kutim Terancam PHK
- Gempa di Filipina M 7,7 Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Berau, Bontang, dan Kutim di Kaltim Status Waspada!
- DAU Juni Cair, Pemkab Kukar Mulai Salurkan Gaji ke-13 ASN Secara Bertahap









