Samarinda

Terapkan PPKM Mikro, Samarinda Bakal Dirikan 66 Posko di 10 Kecamatan

Kaltimtoday.co, Samarinda – Kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Samarinda bakal mulai diterapkan. 

Pemkot Samarinda bersama kepolisian dan TNI akan mendirikan 66 posko yang tersebar di 10 kecamatan. Tak hanya mencegah, posko ini juga akan melakukan penanganan, pembinaan, serta mendukung upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dengan melibatkan semua unsur lapisan masyarakat.

Baca juga:  Sengketa Lahan Sekretariat, DPD Golkar Kaltim Resmi Gugat Pemkot Samarinda

Rencana pendirian posko disampaikan dalam rapat koordinasi, Selasa (2/3/2021) pagi, di Aula Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi. 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan,  PPKM mikro bisa berjalan efektif jika ada kerjasama yang baik antara TNI, Polri, dan masyarakat. TNI-Polri tidak bisa dipisahkan dalam mendukung upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Samarinda. 

Baca juga:  Mengenal Penghargaan Adiwiyata DLH Samarinda

Selain memberi dukungan kepada TNI-Polri, Andi Harun menyampaikan, dirinya saat ini sedang mempelajari berbagai surat edaran yang diterbitkan mantan wali kota Samarinda, Syaharie Jaang. Jika ada yang pelru direvisi dan ditambah, akan dia lakukan. Saat ini masih dalam proses kajian. 

Politikus dari Partai Gerindra ini menegaskan, dirinya menjadikan penanganan Covid-19 di Samarinda sebagai agenda prioritas 100 hari kerja. Dirinya akan memastikan berbagai langkah strategis dilakukan untuk mendukung percepatan penangan Covid-19 di ibu kota Kaltim. 

Baca juga:  Pendaftaran Siswa Baru Segera Dibuka, Disdik Samarinda Siapkan Aplikasi PPDB

Ada beberapa hal yang akan dilakukan. Salah satunya, memastikan perubahan perilaku masyarakat untuk terbiasa melaksanakan protokol kesehatan. 

Di samping itu, dia menegaskan, akan menjadikan, angka konfirmasi positif Covid-19 harian dapat turun dengan manajemen perawatan yang baik. 

Sementara itu, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman minta agar pelacakan pasien positif Covid-19 dapat dilakukan mulai tingkat kelurahan. Pelacakan masif dan akurat dapat membuat penanganan Covid-19 dapat lebih tepat dan terkendali. 

Baca juga:  Berdasarkan Riset, Vaksin Covid-19 Diharapkan Efektif hingga 95 Persen

Arif Budiman menegaskan, PPKM mikro dilakukan untuk mempermudah pengawasan kasus Covid-19 yang menjangkau hingga ke tingkat RT. Harapannya, kebijakan tersebut mampu menekan angka konfirmasi positif Covid-19 di Samarinda. 

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker