Bontang
Tim Kajian Akademis Mall Pelayanan Publik Bontang Siap Akomodir Masukan Peserta FGD
Kaltimtoday.co, Bontang – Tim kajian akademis Mall Pelayanan Publik (MPP) dari Universitas Mulawarman (Unmul) siap mengakomodir masukan dan saran para peserta Focus Group Discussion (FGD) yang digelar beberapa waktu lalu.
Kabid Pengaduan, Pengendalian Kebijakan, dan Pelaporan Layanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Andi Kurnia mengatakan beberapa saran, masukan dan pendapat diminta tim kajian dari Unmul untuk mengakomodirnya.
“Jadi sebelum kajian akademis tersebut betul-betul final, saya akan lihat dulu. Apakah sudah masuk semua saran pendapat peserta FGD,” kata Andi Kurnia.
Yang jelas, lanjut Andi, dari pihak Unmul siap mengakomodir seluruh saran, masukan, dan pendapat para peserta FGD. Setelah sudah diakomodir, dan sudah fix, maka sebelum dilakukan pembayaran pembuatan kajian, Andi menyebut akan memeriksanya kembali.
“Karena akhir Oktober, saya akan panggil Kemenpan-RB untuk menjadi narasumber dalam sosialisasi penyelenggaraan mall pelayanan publik di Bontang,”ujarnya.
Andi mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemenpan-RB, dan siap untuk datang. Kalau memang ada masukan dari Kemenpan-RB untuk kajian akademis, maka akan diakomodir dalam perencanaan MPP.
“Tapi kalau misalkan Unmul mau menyesuaikan ya tidak masalah. Namun, untuk perencanaan MPP harus sesuai dengan masukan dari Kemenpan-RB,” ungkapnya.
MPP di Bontang, kemungkinan akan dibangun fisiknya pada 2022. Dalam MPP akan mengakomodir beberapa pelayanan masyarakat untuk memudahkan dan lebih efisien bagi masyarakat.
[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]
Related Posts
- Dukung Pendidikan, Pupuk Kaltim Bantu Tas Sekolah bagi Siswa Baru SDN 009
- Membanggakan! Dua Siswa SDN 006 Bontang Selatan Antar SSB Rawa Indah Junior Raih Runner-up Piala Presiden Regional Kaltim
- Tiga Siswa SDN 006 Bontang Selatan Tampilkan Tari Tradisional di Pagelaran YHOM
- Perpustakaan SMPN 2 Bontang Raih Juara II Lomba Perpustakaan Terbaik Tingkat Kota 2026
- Overkapasitas Parah, DPRD Bontang Dorong Kutim Miliki Lapas Sendiri








