Advertorial

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, 30 Guru Penggerak Asal Samarinda Ikuti Wardah Inspiring Teacher 2023 se-Indonesia

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 17 September 2023 15:24
Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, 30 Guru Penggerak Asal Samarinda Ikuti Wardah Inspiring Teacher 2023 se-Indonesia
Suasana kegiatan Wardah Inspiring Teacher 2023 di Hotel Royal Park Samarinda. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Sebanyak 30 guru penggerak asal Samarinda mengikuti Wardah Inspiring Teacher (WIT) Batch ke-6 secara Nasional tahun 2023.

Wardah Inspiring Teacher (WIT) adalah program apresiasi untuk guru melalui rangkaian pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dalam proses belajar-mengajar.

Program tersebut sudah berjalan sejak 2017, dan telah melahirkan ribuan guru penggerak se-Indonesia. Ini merupakan program inisiasi dari PT. Paragon Technology and Inovation yang berfokus dalam kegiatan CSR di bidang pendidikan.

Human Resource Business Partner PT Paragon Technology and Inovation, Muhammad Ridwan Sholehudin mengatakan, penyelenggaran WIT tersebut telah meloloskan sebanyak 2.000 guru penggerak, dari 10.000 pendaftar di tahun keenam ini.

"Misi kami yaitu mendukung pendidikan bangsa di Indonesia. Implementasinya dari program CSR, salah satunya kegiatan Wardah Inspiring Teacher (WIT)," imbuhnya pada Sabtu (16/9/2023) di Hotel Royal Park Samarinda.

Ridwan menjelaskan, peserta yang lolos akan diberikan pelatihan selama tiga bulan, terkait pembuatan bahan ajar, hingga hal-hal teknis tentang peningkatan kapasitas guru penggerak di Indonesia.

"Para alumni WIT sebelumnya juga akan menjadi mentor, untuk peserta di tahun ini. Jadi ada keberlanjutannya," tutur Ridwan.

Selain itu, program WIT dapat diikuti oleh seluruh guru penggerak Indonesia, dari berbagai jenjang. Mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, baik itu guru swasta maupun negeri.

Fitra Elnurianda selaku Alumni WIT 2021 juga membagikan pengalaman berharganya, selama mengikuti program WIT di tahun sebelumnya. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi guru penggerak yang mengikuti.

Guru Kelas 4 Sekolah Dasar Fastabiqul Khairat ini mengatakan, ia mendapatkan ilmu baru dalam memberikan materi kepada para murid di sekolah, terutama pada media bahan ajar.

"Salah satu yang saya dapat di WIT, saya bisa menguraikan masalah yang sedang dihadapi oleh murid. Ternyata, guru itu harus bisa memahami muridnya. Kompetensi guru menjadi utuh, setelah mendapat pelatihan dari WIT," pungkasnya.

Terpisah, Hanik Wahyu Ningsih sebagai peserta WIT Batch ke-6, mengaku senang dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya, penyelenggaraan WIT ini rupanya juga berkaitan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Ia menyebut, project P5 yang sudah diimplementasikan selama ini di SMKN 1 Samarinda, rupanya membutuhkan suasana dan metode yang baru.

"Kadang bingung, project P5 ini kok itu itu saja. Misalkan gelar pameran, dan kegiatan lainnya. Saya ingin ada inovasi baru, setelah mengikuti kegiatan WIT ini," ujarnya.

Sebagai informasi, pembukaan digelar secara hybrid secara LIVE dari Jakarta, dan menghadirkan sejumlah narasumber yakni Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim, artis cantik Dewi Sandra yang juga merupakan Brand Ambassador Wardah, dan Najelaa Shihab selaku Inisiator Jaringan Semua Murid Semua Guru.

[RWT | ADV WARDAH INSPIRING TEACHER 2023]



Berita Lainnya