Daerah
TPP Pegawai RSUD AWS dan Kanujoso Belum Dibayar Sejak Juni, Pemprov Kaltim Siapkan Rp176 Miliar
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemprov Kaltim melalui BPKAD memastikan akan membayar kekurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pegawai di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Sebelumnya, ramai di media sosial soal postingan flyer dari Forum Ikatan Pegawai RSUD AWS. Mereka menuntut hak TPP, yang belum dibayarkan sejak Juni 2026.
Atas postingan tersebut, Kepala BPKAD Kaltim Ahmad Muzakkir menyampaikan bahwa kebutuhan kekurangan TPP tersebut telah dibahas dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Untuk RSUD AWS, kekurangan TPP tercatat sekitar Rp98 miliar, sementara RSUD Kanujoso mencapai Rp78 miliar.
Dengan demikian, total kekurangan TPP ASN di dua rumah sakit tersebut mencapai sekitar Rp176 miliar. Muzakkir menegaskan, anggaran gaji pegawai telah ter-cover, sedangkan persoalan yang masih harus diselesaikan hanya menyangkut TPP.
“Rp98 miliar untuk RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan Rp78 miliar untuk RSUD Kanujoso. Itu sedang kami siapkan. Tinggal menunggu proses administrasinya,” kata Muzakkir.
Ia menyebut TAPD telah melakukan penyusunan dan pembahasan terkait pemenuhan kekurangan tersebut. Saat ini, prosesnya menunggu finalisasi administrasi.
"Direksi dari kedua rumah sakit sudah melakukan audiensi dengan Gubernur. Beliau juga sudah menyampaikan kepada TAPD agar segera melakukan penyesuaian administrasi untuk memenuhi kekurangan belanja TPP tersebut," ungkapnya.
Selain pemenuhan terhadap hak TPP para pegawai, setiap daerah memang sedang mengalami badai efisiensi anggaran dari pusat. Sehingga, butuh penyesuaian dalam pengalokasian anggaran di lingkup pemerintahan daerah.
Muzakkir juga meminta para ASN, khususnya tenaga medis di kedua rumah sakit, untuk bersabar selama proses penyelesaian administrasi berlangsung.
Ia memastikan Pemprov Kaltim tetap berkomitmen memenuhi kekurangan TPP tersebut dan berharap kondisi ini tidak memengaruhi semangat kerja maupun pelayanan kepada masyarakat.
"Kami akan berupaya untuk memaksimalkan dan secepatnya melakukan pemenuhan hak TPP para pegawai di dua rumah sakit tersebut," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Viral Tandon Air Meleleh di Palu Akibat Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Diklaim Tembus 45 Derajat Celsius
- Inovasi Baru di Balikpapan, Pegadaian Luncurkan ATM Emas Cetak Fisik Hitungan Detik
- Tanggapi OTT Kasus Korupsi BNPB, Mahfud MD: Sedih Banget, Bangsa Kita Betul-Betul Sakit
- Jerat 5 Tersangka Korupsi DSP BNPB, KPK Buka Suara Soal Potensi Penerapan Hukuman Mati
- Dampak Karhutla, 90 Jadwal Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap









