Kaltim

Tunggu Hasil Gugatan, Pembahasan Pergantian Ketua DPRD Kaltim Belum Dijadwalkan

Kaltimtoday.co, Samarinda – Rencana pembahasan terkait penjadwalan pergantian Ketua DPRD Kaltim dari Makmur HAPK ke Hasanuddin Mas’ud ditunda.

Awalnya, pembahasan tersebut bakal dimasukkan ke dalam jadwal agenda Badan Musyawarah (Banmus). Sebab saat ini tengah berjalan proses gugatan Makmur HAPK ke Mahkamah Partai Golkar.

Pada rapat paripurna tempo hari, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengesahkan jadwal Banmus.

Baca juga:  Peringati Milad ke-89, Pemuda Muhammadiyah Kukar Bagikan Paket Sembako dan Takjil

Namun, dalam jadwal tersebut memang belum termuat soal penjadwalan untuk pembahasan pergantian Ketua DPRD Kaltim. Disebabkan menyangkut usulan pemberhentian yang disampaikan Faksi Golkar, saat ini masih ada proses gugatan di mahkamah partai.

Baca juga:  Maksimalkan Kapabilitas APIP, Itda Kaltim Terima Telaah Sejawat dari Itda Daerah Lain

“Jadi kami tunggu jawaban itu, kan sudah berjalan lebih dari 2 bulan. Kami tunggu sampai ada jawaban terangnya,” kata Samsun.

Disebutkan Samsun, langkah itu diambil sebagai bentuk untuk menghargai para pihak dari internal Partai Golkar. Jika sudah ada konklusi dan permasalahan tuntas, baru akan dijadwalkan ke Banmus.

“Jadwal Banmus tentatif saja. Pasti nanti akan ada pergeseran, jika hasilnya sudah keluar,” lanjutnya.

Baca juga:  Ekonomi Sulit karena Covid-19, Mahasiswa Unmul Tuntut Rektor Gratiskan UKT

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Andi Harahap menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu pembahasan Banmus yang jatuh pada 29 September nanti.

“Ini sambil menunggu hasil Mahkamah Partai juga. Kalau ternyata lebih dulu keluar hasilnya, kami akan langsung minta agendakan,” tambahnya.

Baca juga:  Mulai 25 Januari, Masuk Balikpapan Lewat Darat, Laut, dan Udara Wajib Rapid Tes Antigen

Dirinya berharap, terkait usulan dari partai yang dilakukan sekitar 2 bulan lalu bisa segera diproses dan masuk ke pembahasan.

“Kami berharap dapat terus kondusif, baik legislatif maupun eksekutifnya, agar Kaltim bisa tetap aman,” tandasnya.

[YMD | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close