Internasional
Update Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas 390 Orang, 1.400 Warga Dilaporkan Hilang
Kaltimtoday.co - Korban jiwa akibat bencana banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan pemukiman di sepanjang perbatasan Nepal dan Tibet terus bertambah. Laporan resmi otoritas gabungan Nepal dan Tiongkok per Kamis (27/8/2026) mencatat jumlah korban tewas telah melampaui 390 orang.
Berdasarkan laporan kantor berita Associated Press, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Rabu (26/8/2026) pagi tersebut juga menyebabkan lebih dari 1.400 orang hilang dan belum ditemukan.
Dampak banjir turut menimpa warga lintas negara. Data dari Dewan Pariwisata Nepal menyebutkan, dari total 517 warga negara asing (WNA) yang dilaporkan hilang di wilayah Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya terkonfirmasi merupakan warga negara India.
Merespons eskalasi bencana kemanusiaan tersebut, Kepala Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Fletcher menginstruksikan pencairan dana darurat sebesar US$ 2 juta dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB (Central Emergency Response Fund).
Dilansir CBS News, Jumat (28/8/2026), alokasi bantuan internasional tersebut diprioritaskan untuk penyediaan posko penampungan darurat, pasokan logistik air bersih, serta dukungan layanan medis kritis bagi ribuan warga yang terdampak.
PBB bersama otoritas lokal telah memobilisasi unit tanggap darurat ke titik-titik terisolasi, sembari menyiagakan tim evakuasi tambahan guna mempercepat proses pencarian korban di tengah medan pegunungan yang sulit.
[RWT]
Related Posts
- Banjir Bandang Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, 384 Wisatawan Dilaporkan Hilang
- Tapanuli Tengah Darurat Listrik, Kepala BNPB Kerahkan Helikopter untuk Pulihkan Jaringan Komunikasi
- Krisis Politik Nepal: Parlemen Dibubarkan, Sushila Karki Dipilih Jadi Perdana Menteri Sementara
- Kerusuhan Nepal 2025, Pemerintah Indonesia Evakuasi 18 WNI
- Tak Meninggal, Istri Mantan Perdana Menteri Nepal Masih Dirawat Intensif









