BPBD BONTANG
Verifikasi Logistik 2025, BPBD Bontang Pastikan Pengajuan Sesuai Standar BNPB
Kaltimtoday.co, Bontang - BPBD Kota Bontang menghadiri kegiatan Verifikasi Kebutuhan Logistik dan Peralatan Tahun 2025 yang digelar BPBD Provinsi Kalimantan Timur di Kantor BPBD Kaltim, Jalan M. T. Haryono, Samarinda, Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB terkait penyesuaian kebutuhan logistik seluruh BPBD di Indonesia.
Melalui forum tersebut, BPBD Bontang bersama BPBD kabupaten dan kota se Kaltim menerima penjelasan mengenai mekanisme baru pengajuan bantuan yang kini dilakukan melalui sistem e Prologpal. Sistem berbasis digital ini mewajibkan setiap daerah mengunggah dokumen kebutuhan logistik untuk diverifikasi langsung oleh BNPB pusat.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail Abdullah, menyampaikan bahwa perubahan sistem ini membuat proses permohonan bantuan menjadi lebih cepat. Menurutnya, penggunaan aplikasi jauh lebih efisien dibandingkan pengajuan manual yang sebelumnya memakan waktu lama.
“Melalui aplikasi tersebut, kami bisa mengirimkan seluruh dokumen secara digital sehingga proses verifikasi tidak lagi berbelit,” kata Ismail.
Dalam kegiatan itu, tim BNPB melakukan pengecekan langsung terhadap pengajuan logistik yang sudah dikirimkan BPBD Bontang. Selain memeriksa kelengkapan data, BNPB juga memberikan arahan teknis mengenai format dokumen dan syarat yang wajib dipenuhi agar permohonan dapat disetujui.
Penerapan sistem e Prologpal disebut dapat meningkatkan akurasi data kebutuhan serta memudahkan daerah memantau status pengajuan secara real time. BPBD Bontang menilai langkah ini penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah, terutama pada situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.
Ismail menegaskan bahwa BPBD Bontang akan menyesuaikan seluruh persyaratan agar setiap kebutuhan logistik dapat segera diproses BNPB. “Kami melakukan penyesuaian supaya pengajuan dari daerah bisa ditangani dengan cepat dan tepat sesuai kebutuhan penanggulangan bencana,” tutupnya.
[ADV BPBD BONTANG]
Related Posts
- Karena Bontang Bukan Cuma Pabrik
- Gempa di Filipina M 7,7 Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Berau, Bontang, dan Kutim di Kaltim Status Waspada!
- Respons Moratorium Dapur MBG, Agus Haris Minta BGN Libatkan Pemda
- Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader Posyandu
- Tekan Stunting, Wawali Agus Akan Datangi Warga yang Tak Hadir Operasi Timbang Serentak









