BPBD BONTANG
BPBD Bontang Siagakan Personel Amankan Open Race Ketinting di Selambai
Kaltimtoday.co, Bontang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang menurunkan tim untuk mengamankan jalannya Open Race Ketinting yang digelar di perairan Kampung Selambai, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (29/11/2025). Pengamanan ini berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 November 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Komandan Regu Fadli menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan tiga personel untuk kegiatan tersebut. Salah satunya bertugas menggunakan speed boat patroli.
“Tiga personel hari ini diturunkan, satu di antaranya pakai speed yang biasa kami gunakan untuk patroli,” ujar Fadli kala ditemui di lokasi.
Menurutnya, tim akan bersiaga sejak pembukaan hingga penutupan acara setiap harinya. Durasi kegiatan pada hari pertama berlangsung sampai pukul 17.00 Wita. “Kami standby dari awal acara sampai selesai, sesuai jadwal panitia yang berakhir sekitar jam lima sore,” kata Fadli.
Selain pengamanan di Selambai, BPBD Bontang juga menjalankan satu tugas lainnya di lokasi berbeda. Meski begitu, jumlah personel untuk pengamanan perlombaan tetap dipastikan cukup. Kegiatan hari kedua juga akan diisi regu berbeda dengan jumlah personel dan armada yang sama.
“Besok timnya beda, tapi jumlah dan armadanya tetap sama untuk menjaga konsistensi pengamanan,” ucapnya.
Fadli menyebutkan, potensi insiden yang diantisipasi pada perlombaan katinting biasanya berkaitan dengan tabrakan kapal. Meskipun kondisi laut saat itu terbilang tenang, antisipasi tetap dilakukan melalui briefing kepada peserta sebelum kegiatan dimulai.
“Biasanya yang rawan itu tabrakan kapal, jadi sebelum lomba semua peserta dibriefing agar lebih hati-hati mengontrol perahu,” tuturnya.
Ia menambahkan, panitia juga telah diminta menyiapkan dukungan keselamatan tambahan, termasuk ambulans di titik darat. Penempatan personel BPBD dibagi menjadi dua titik, yaitu dua orang di area bawah dekat lokasi kejadian dan satu orang di atas untuk membantu proses evakuasi lanjutan jika diperlukan.
“Panitia wajib menyiapkan ambulans di darat untuk antisipasi. Kalau ada insiden, yang di bawah langsung mendatangi korban lalu yang di atas menyiapkan proses evakuasi lanjutan,” tandasnya.
[ADV BPBD BONTANG]
Related Posts
- Pemkot Bontang Cairkan Insentif Rp2 Juta untuk 2.000 Pegiat Agama, Wali Kota Neni Sebut Tertinggi se-Indonesia
- Melalui Kesra Pemkot Bontang, Pemuda Pancasila Salurkan Donasi Rp33 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra
- BPBD Soroti Konstruksi RSUD AMS II, Bangunan Panggung Dinilai Lebih Aman dari Banjir
- Rute Penyebrangan Bontang-Mamuju Ditarget 2026, Wawali Agus Kunjungi Sulbar
- Solidaritas Kemanusiaan, Pemkot Bontang Buka Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra









