BPBD BONTANG
BPBD Bontang Miliki Ekskavator Baru, Namun Masih Kekurangan Truk Towing untuk Mobilisasi
Kaltimtoday.co, Bontang - Upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana terus dilakukan BPBD Bontang melalui penambahan peralatan penunjang. Salah satu yang baru diterima tahun ini adalah ekskavator mini yang akan digunakan untuk normalisasi parit dan mendukung penanganan kedaruratan. Namun demikian, masih ada kendala yang perlu dibenahi terkait mobilisasi alat tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail menyampaikan bahwa sejumlah peralatan yang dimiliki BPBD saat ini sudah memadai untuk kebutuhan dasar penanganan bencana. Ia mencontohkan keberadaan dua unit mobil tangki air yang menjadi unsur penting saat terjadi kekeringan maupun kebutuhan suplai air darurat.
“Armada sudah cukup ya. Kita punya mobil tangki air dua. Terus pompa-pompa manual kalau yang susah dijangkau air, itu masih dipakai,” jelasnya.
Selain armada darat, peralatan keselamatan untuk operasi laut juga masih menjadi perhatian. Ismail menyebut stok pelampung masih perlu ditambah mengingat sebagian sudah menurun kualitasnya. “Kalau pelampung untuk laut juga masih berkurang semua,” katanya.
Tahun ini, BPBD juga menerima tambahan ekskavator yang telah ditempatkan di halaman kantor mereka. Alat berat tersebut sudah dapat difungsikan, termasuk oleh operator yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan.
“Ekskavator itu sudah datang. Di halaman ada. Sementara ada dua orang yang waktu itu diberi pelatihan mengoperasikan,” ujar Ismail.
Namun, BPBD masih menghadapi satu persoalan penting, yakni tidak tersedianya truk towing untuk memindahkan alat berat tersebut ke lokasi operasi. Tanpa armada pengangkut, ekskavator hanya bisa terparkir di kantor dan tidak dapat dimobilisasi ke lapangan.
“Pengadaan ekskavator itu kita belum dipegang dengan alat angkutnya. Jadi kan itu harus di-truck kan, baru bisa mobilisasi,” ungkap Ismail.
Ia memastikan bahwa kebutuhan truk towing sudah diusulkan untuk pengadaan tahun depan. “Itu truknya belum ada ya. Kita rencana tahun depan masih diperjuangkan, minta towing. Karena kalau misalnya enggak ada towing, ya terparkir saja depan kantor itu barang,” tutup Ismail.
[ADV BPBD BONTANG]
Related Posts
- Kolaborasi SAPMA PP dan Komunitas Foto Bontang Angkat Ikon Baru Kota Lewat Hunting Akhir Tahun
- Pemkot Bontang Cairkan Insentif Rp2 Juta untuk 2.000 Pegiat Agama, Wali Kota Neni Sebut Tertinggi se-Indonesia
- Melalui Kesra Pemkot Bontang, Pemuda Pancasila Salurkan Donasi Rp33 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra
- Rute Penyebrangan Bontang-Mamuju Ditarget 2026, Wawali Agus Kunjungi Sulbar
- Solidaritas Kemanusiaan, Pemkot Bontang Buka Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra









