Nasional

Viral Simulator Berkuda Polri Seharga Rp 1 Miliar, Mabes Polri Ungkap Fungsi dan Asal Anggarannya

Network — Kaltim Today 10 Maret 2026 14:03
Viral Simulator Berkuda Polri Seharga Rp 1 Miliar, Mabes Polri Ungkap Fungsi dan Asal Anggarannya
Tangkapan layar dari video soal simulator berkuda yang diunggah oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gatot Aris Purbaya melalui akun Instagram pribadinya. (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Mabes Polri memberikan penjelasan resmi terkait fasilitas simulator pelatihan berkuda milik Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri yang belakangan viral di media sosial. Simulator tersebut merupakan sarana canggih yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menunggang kuda.

Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi bahwa saat ini Polri memiliki empat unit simulator yang difungsikan sebagai sarana latihan dasar. Fasilitas ini dirancang untuk mensimulasikan berbagai kondisi berkuda tanpa harus menggunakan hewan asli di tahap awal pelatihan. 

“Ada empat unit (simulator) untuk latihan dasar menunggang kuda,” ujar Johnny di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Masing-masing dari empat unit simulator tersebut memiliki spesifikasi fungsi yang berbeda. Satu unit difokuskan untuk melatih ritme kecepatan, mulai dari berjalan, berlari, hingga gallop. Satu unit lainnya khusus untuk latihan jumping atau melompati rintangan, sementara dua unit sisanya digunakan untuk simulasi balapan.

Johnny menegaskan bahwa, fasilitas teknologi tinggi ini hanya tersedia secara eksklusif di Direktorat Satwa Korsabhara Baharkam Polri. Pengadaan alat ini bertujuan untuk mengoptimalkan efektivitas pelatihan bagi personel sebelum mereka terjun langsung berinteraksi dengan satwa.

Terkait aspek pembiayaan, Johnny mengungkapkan bahwa harga per unit simulator tersebut mencapai Rp 1 miliar. Pengadaan fasilitas ini bukan berasal dari anggaran terbaru, melainkan menggunakan pos anggaran tahun 2016.

“Simulasi berkuda adalah anggaran PLN TA 2016,” jelasnya lebih lanjut mengenai sumber pendanaan alat tersebut.

Keberadaan simulator ini menjadi perbincangan publik setelah video yang menampilkan kecanggihan alat tersebut diunggah oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa, Gatot Aris Purbaya, melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menyebut fasilitas ini sebagai salah satu yang terlengkap di Indonesia.

[RWT] 



Berita Lainnya