Gaya Hidup

10 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Salat, Umat Islam Wajib Tahu!

Kaltim Today
30 Januari 2024 12:27
10 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Salat, Umat Islam Wajib Tahu!
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Salat. (Pexels)

Kaltimtoday.co - Salat merupakan rukun iman kedua yang wajib hukumnya dikerjakan oleh semua umat Islam setiap hari sebanyak lima waktu, yakni mulai dari salat subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya.

Salat sendiri merupakan amalan yang pertama dihisab pada saat hari pengadilan akhirat nanti, maka dari itu sudah seharusnya umat Islam mengerjakan salatnya semasa hidup dengan maksimal. Tak hanya salat wajib lima waktu, terdapat salat sunnah lainnya yang akan melipatgandakan pahala seorang Muslim, seperti salat dhuha, tahajud, taubat, hajat, istikharah, dan lain-lain. 

Namun,  para umat Islam juga harus memperhatikan dan memastikan bahwa seluruh rangkaian salat tersebut sudah dikerjakan dengan benar. Masih banyak dari sebagian umat Islam yang belum memperhatikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama salat.

Beberapa kesalahan biasanya diakibatkan oleh lupa atau ketidaktahuan terhadap ketentuan tersebut. Maka dari itu penting bagi setiap umat Islam untuk berupaya membenahi salatnya dengan benar agar amalan yang diterima dapat tercatat dengan sempurna.

Lantas, apa saja kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat salat?

Kesalahan yang Sering Terjadi saat Salat

Mengutip dari buku karangan Budiman Mustofa, Lc. M.P.I berjudul Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Shalat, terdapat beberapa hal yang menjadi kesalahan seorang Muslim ketika melakukan salatnya di antaranya sebagai berikut:

1. Salah Paham Mengenai Pengucapan Niat Salat

Sebelum melaksanakan salat, seorang Muslim wajib untuk berniat terlebih dahulu sebagaimana hal ini telah disepakati oleh seluruh ulama bahwa niat bertempat di dalam hati. Niat menjadi pembeda antara aktivitas yang termasuk dalam kebiasaan dan aktivitas yang menjadi kategori ibadah.

Niat merupakan kehendak dalam hati yang tidak disyaratkan untuk dilafalkan dengan lisan tetapi masih diperbolehkan bagi seseorang untuk mengucapkannya bila hal tersebut membuat seseorang dapat lebih berkonsentrasi dalam memulai salatnya (maka dalam hal ini lebih baik dan utama).

Namun dalam hal pelafalan niat salat ini, dikarenakan tidak ada ajaran maupun hadis dari Rasulullah SAW, maka hukum dari melakukan pelafalan niat hanya boleh dilakukan di kondisi-kondisi tertentu saja dan bukan dijadikan sebagai sebuah kebiasaan sehingga memaksakan diri seakan salatnya tidak sah apabila tidak mengucapkan niat.

2. Tidak Melihat ke Tempat Sujud dan Memejamkan Mata

Mengarahkan mata ke tempat sujud merupakan posisi yang benar dalam melakukan salat. Selain menjadikan salat seorang Muslim khusyuk, hal ini juga sesuai dengan sunnah dari rasul sebagaimana tertuang dalam hadis yang berbunyi:

“Rasulullah SAW masuk Ka’bah (untuk mengerjakan salat) dalam keadaan pandangan beliau tidak meninggalkan tempat sujudnya (terus mengarah ke tempat sujud) sampai beliau keluar dari Ka’bah”. (HR. al Hakim dan al-Baihaqi)

Maka dari itu, seorang Muslim sebaiknya memperbaiki posisi salatnya dengan berdiri dalam keadaan thuma’ninah (tenang) dan tidak memejamkan mata serta pandangan mengarah ke tempat sujud sehingga didapatkan salat yang khusyuk di mana timbul kerendahan hati, tunduk, dan rasa takut.

3. Tidak Merapatkan dan Meluruskan Saf Salat

Seringkali ketika sebelum melakukan salat berjamaah di masjid, sang Imam berkata kepada para makmumnya untuk merapatkan dan meluruskan barisan salat. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyempurnakan salat sebagaimana perintah Rasulullah dalam hadis:

“Luruskanlah barisan kalian, sebab lurusnya barisan salat merupakan tegaknya salat.” (HR. Bukhari)

Aturan dalam merapatkan dan meluruskan salat ini berlaku bagi seluruh umat Islam tanpa memandang usia baik orang tua maupun anak-anak. Sebelum salat lihatlan siapa yang ada di kanan kiri kita lalu rapatkanlah barisan sehingga diraih kesempurnaan dalam salat berjamaah.

4. Membaca Bacaan Salat dengan Keras

Orang-orang yang melaksanakan salat wajib untuk menjaga suasana ketenangan dan kekhusyukan selama salat. Tidak dibenarkan adanya untuk membaca setiap doa dan gerakan salat dengan suara keras yang membuat orang lain terganggu saat salat berjamaah. 

Doa dalam salat seharusnya diucapkan dengan lembut dan rendah diri serta rasa takut terhadap Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT dalam firmannya:

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (al-A’raf: 205)

5. Tidak Fokus, Berbicara, dan Tertawa dalam Salat

Salat adalah ibadah kita yang langsung menghadap ke Allah SWT yang di dalamnya dibutuhkan adanya konsentrasi dan ketenangan yang mendalam sehingga dijauhkan dari pemikiran, perbuatan, dan urusan duniawi. Perbuatan-perbuatan yang demikian termasuk melanggar salah satu larangan salat sehingga menyebabkan salat seseorang menjadi batal.

“Sesungguhnya salat ini tidak boleh di dalamnya ada sedikitpun dari ucapan manusia. Ia hanyalah dzikir, tasbih, takbir dan bacaan Al-Qur’an.” (HR. Muslim)

6. Makan dan Minum Saat Salat

Mayoritas ulama sepakat bahwa dilarang hukumnya untuk makan dan minum saat salat. Maka dari itu seorang Muslim wajib menyelesaikan makan dan minumnya terlebih dahulu sehingga tidak ada sisa makan dan minum dalam mulutnya.

Dalam hal ini, dianjurkan bagi seorang Muslim untuk membersihkan diri terlebih dahulu seperti menggosok gigi atau berkumur-kumur sebelum melakukan salat.

7. Salah dalam Mendengarkan Bacaan al-Fatihah

Beberapa hal yang menjadi kesalahan ketika mendengarkan surah al-Fatihah adalah di mana sebagian makmum berusaha membaca surah al-Fatihah dengan suara keras bersamaan dengan imam dan mengucapkan amin terlalu panjang melebihi dua harakat. Tak hanya itu, bagi wanita tidak perlu mengucapkan amin dengan suara keras seperti jamaah laki-laki.

8. Mendahului Gerakan Imam

Makmum tidak diperbolehkan untuk bergerak mendahului atau bersamaan dengan imam ketika salat mengingat imam merupakan pemimpin dalam salat. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW dalam hadis:

“Wahai manusia, sesungguhnya aku adalah imam kalian. Maka, janganlah kalian mendahuluiku dalam rukuk, sujud, dan ketika berdiri atau ketika meninggalkan tempat salat. Karena aku melihat kalian dari depanku dan dari belakangku.” (HR. Muslim)

9. Tidak Rukuk, I’tidal, dan Sujud dengan Sempurna

Kesalahan yang banyak terjadi di kalangan umat Islam adalah gerakan rukuk, I’tidal, dan sujud yang belum sempurna. Gerakan-gerakan salat seperti ini perlu diperhatikan dan disesuaikan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul dengan gerakan yang tidak terlalu mendongak, condong ke bawah, dan sujud yang salah disertai dengan gerakan yang tidak thuma’ninah (tenang) seperti bunyi hadis:

“Tidak dianggap sah salat seseorang sampai ia meluruskan punggungnya ketika rukuk dan ketika sujud.” (HR. Ahmad)

10. Menyilangkan dan Membunyikan Jari-jari saat Salat

Hal sepele namun fatal untuk dilakukan adalah melakukan gerakan-gerakan yang tidak ada di dalam rangkaian salat seperti menyilangkan dan membunyikan jari-jarinya yang menyebabkan salat menjadi makruh.

Hal ini ada dalam hadis Ka’ab yang berbunyi:

“Jika salah seorang di antara kalian (ingin) berwudhu kemudian ia melakukannya dengan baik. Lalu dengan sengaja berangkat menuju masjid, maka hendaklah ia tidak menyilangkan jari-jarinya, karena ia (terhitung) dalam keadaan salat.”

Itulah tadi beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam salat, perhatikan baik-baik salatnya ya!

[Kontributor - Intan Thania Amelia | Editor - Diah Putri]


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 


Related Posts


Berita Lainnya