Bontang

76 Pegawai Lapas Dites Urin, Peringati Hari Dharma Karya Dhika ke-74

Kaltimtoday.co, Bontang – Sebanyak 75 petugas di Lapas Kelas III Bontang dicek urinnya secara mendadak pada Jumat (11/10/2019). Pengecekan urin tersebut merupakan program kerja Lapas Bontang sekaligus rangkaian peringatan HUT KemenkumHAM pada 30 Oktober mendatang atau Hari Dharma Karya Dhika ke-74.

“Jumlah petugas kami sebanyak 76 orang, semuanya kami lakukan tes, tapi ada yang sedang cuti dan shift malam nanti menyusul pengecekan nya,” jelas Kalapas Bontang Heru Yuswanto, Jumat (11/10/2019).

Baca juga:  Jual Sabu Demi Biaya Pengobatan Orang Tua, Pemuda Ini Dibekuk Polisi

Dikatakan Heru, Lapas Bontang memiliki program tes urin bagi petugasnya setahun dua kali. Di 2019 ini, tes urin awal sudah dilakukan pada bulan Juni dan dijadwalkan Desember mendatang. Namun adanya rangkaian peringatan HUT KemenkumHAM, maka dilaksanakan tes urin serentak seluruh jajaran KemenkumHAM.

“Kami ingin membersihkan petugas dari barang haram narkotika,” terang Heru, Jumat (11/10/2019).

Mengingat tugas lembaga pemasyarakatan ialah membersihkan warga binaan dari barang haram narkotika, maka perlu diawali dari petugasnya terlebih dahulu.

“Selain itu, kami juga beri pembekalan kepada petugas bahwa jika terlibat dengan barang haram tersebut, maka akan berakibat fatal bagi diri sendiri dan keluarga,” ungkapnya.

Dari 76 petugas Lapas Bontang, hingga Jumat siang tersisa 13 petugas yang sedang cuti dan shift malam. Mereka akan dilakukan tes urin secara menyusul. Sementara warga binaan yang dilakukan tes urin yakni sebanyak 50 orang. Alat uji tes yang digunakan terdapat 8 inidikator. Hasilnya, seluruh petugas Lapas Bontang yang dicek urinnya negatif dari zat adiktif.

Heru berharap, di masa mendatang semoga Lapas Bontang bisa benar-benar bebas dari narkotika. Ketika para petugasnya bersih dari narkotika, diharapkan bisa berdampak positif pada warga binaan pemasyarakatan.

Baca juga:  Demi Uang Panai, Pemuda Todongkan Senpi untuk Mencuri

Sementara itu, Kepala BNNK Bontang AKBP Edi Kismono mengatakan  pihaknya bekerja sama dengan Lapas Bontang untuk melakukan program kerja Lapas Bontang terkait bebas narkotika. Tim BNNK membantu memfasilitasi tenaga pengecekan urin petugas Lapas yang menunjukkan komitmen mereka untuk bersih dari narkoba.

“Lebih baik mencegah dari pada mengobati, makanya kalau di Lapas mau bersih dari narkoba, maka para petugasnya harus bersih dari narkoba,” tutupnya.

[RIR | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close