PEMKAB BERAU

Berau Diguyur Kekeringan dan Karhutla, Warga dan Bupati Gelar Salat Istisqa

Kaltim Today
30 Agustus 2026 17:18
Berau Diguyur Kekeringan dan Karhutla, Warga dan Bupati Gelar Salat Istisqa
Ratusan warga mengikuti Salat Istisqa di Halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb, Berau, Minggu (30/8/2026).

BERAU, Kaltimtoday.co - Ratusan masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Salat Istisqa di halaman GOR Pemuda Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Minggu (30/8/2026).

Pelaksanaan salat meminta hujan ini digelar setelah hampir dua bulan wilayah Berau dilanda kekeringan serta bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang hadir di lokasi tampak larut dalam haru. Ia menyampaikan keprihatinannya atas bencana karhutla sekaligus mengapresiasi kerja keras para relawan dan petugas gabungan di lapangan.

"Tim di lapangan siang-malam berjibaku melakukan pemadaman titik panas. Kendati begitu, tidak kunjung membaik," ujar Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menilai perjuangan para personel di lapangan sangat berat karena harus menghadapi cuaca panas, medan sulit, dan sebaran titik api yang terus berkembang dengan segala keterbatasan.

"Saya bisa merasakan bagaimana lelahnya saudara-saudara kita yang berada di lapangan. Mereka terus berjuang dengan segala keterbatasan untuk meminimalkan dampak kebakaran," tuturnya.

Ia pun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur penanggulangan bencana dan relawan yang terus bertahan melakukan pemadaman.

"Perjuangan ini tentu tidak mudah, tetapi kita harus terus berikhtiar," kata Sri Juniarsih.

Sebelumnya, Pemkab Berau dan tim gabungan telah menempuh berbagai cara untuk menanggulangi karhutla, termasuk mengupayakan pemadaman darat hingga menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kendati demikian, serangkaian upaya teknis tersebut belum memberikan hasil yang maksimal akibat minimnya curah hujan dan kondisi cuaca yang sangat terik.

Oleh karena itu, Salat Istisqa kembali diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk melengkapi penanganan medis dan operasional di lapangan.

"Kita sudah berusaha dengan berbagai cara. Sekarang kita juga memohon pertolongan Allah agar diberikan hujan yang cukup untuk membantu mengatasi kondisi ini," ucap Sri Juniarsih.

[MGN | TOS | ADV PEMKAB BERAU]



Berita Lainnya