Bontang
Bimtek Masterplan Ke-2 Digelar Diskominfo Bontang
Kaltimtoday.co, Bontang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang menggelar acara bimbingan teknis ke-2 Smart City Kementerian Kominfo RI dalam rangka Gerakan Menuju 100 Smart City. Targetnya, akhir tahun 2019 ini, masterplan Smart City sudah rampung.
Kepala Diskominfo Bontang Dasuki menuturkan untuk menjadi Samrt City perlu disusun skenario yang jelas. Setiap elemen, anggaran, dan lainnya perlu dicantumkan dalam RPJMD wali kota. Smart City di Bontang terdiri dari 6 elemen yakni smart society, smart economy, smart environtment, smart government, dan smart mobility, serta smart living.
“Dari keenam elemen tersebut dibedah OPD mana yang berkepentingan,” jelas Dasuki di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, belum lama ini.
Pada bimtek tahap pertama, pihaknya sudah menyusun buku pertama. Nah, bimtek tahap kedua ini, dokumen pun akan disusun sehingga keenam tersebut bisa mengerucut dan masuk empat program percepatan. Jika ada usulan, lanjut Dasuki, bisa dimasukan dalam dokumen masterplan.
“Kami masih membangun tata kelola aplikasi menjadi satu di Kominfo yang bisa terintegrasi,” ujarnya.
Aplikasi yang sudah ada pun, sambung Dasuki, jangan sampai dipegang oleh pihak ketiga. Makanya, Diskominfo memiliki Kabid Persandian sebagai sekuriti server seluruh aplikasi yang terintegrasi di Diskominfo Bontang.
“Jangan sampai dipegang pihak ketiga dari luar negeri, karena Ibu Sri Mulyani saja berujar kekayaan Indonesia itu dari data, jika terserang, maka habis Indonesia,” imbuhnya.
Bimtek tahap kedua di Bontang menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo RI yakni Farid Subkhan yang merupakan CEO Citiasia Inc.
Disinggung soal target, Dasuki menyebut akhir tahun harus sudah selesai. Pasalnya, kementerian akan melakukan evaluasi naskah masterplan smart city. Ia berharap bisa ditindaklanjuti sampai pembuatan peraturan daerah.
“Kalau tidak (dibuat perda) tak masalah. Nanti, diakhir tahun dievaluasi, Bontang serius atau tidak dalam menyusun masterplan smart city ditindaklanjuti atau tidak item per item-nya,” tutupnya.(Pas/Rir/Adv).
Related Posts
- Bekali Orangtua dan Siswa Cegah Kekerasan Seksual, MPLS di SDN 001 Bontang Selatan Akan Libatkan DP3AKB
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDN 001 Bontang Selatan Libatkan Orangtua Lewat Pra MPLS
- JAP Minta Fasilitas Ramah Difabel Jadi Prioritas dalam Raperda LLAJ Bontang
- Andi Faizal Dorong Kesadaran Warga Rawat Aset Publik
- Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif









