Daerah
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Periode Libur Nataru, Warga Diimbau Waspada
Kaltimtoday.co, Berau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kalimarau, Berau memprediksi, cuaca menjelang tahun baru akan banyak terjadi hujan. Prakiraan tersebut setelah pemantauan dari citra satelit yang dilakukan pada Rabu (18/12/2024) siang.
Dari prakiraan BMKG, curah hujan masih cukup tinggi terjadi pada periode Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Sementara pekan depan diprediksi, turun hujan dengan intensitas sedang, dampaknya terhadap tinggi gelombang mencapai 2 meter dalam kurun waktu 20-23 Desember 2024.
"Bukan hanya gelombang, intensitas angin kencang juga berpotensi terjadi di periode tersebut, khusus kecamatan yang berada di wilayah pantai seperti Maratua, Pulau Derawan dan Biduk-Biduk perlu memperhatikan akan hal ini," ujar Kepala BMKG Berau, Ade Heriadi.
Menurutnya, meski terjadi potensi angin kencang dan gelombang tinggi, pihaknya akan melakukan pemantauan secara berkala sebab dipastikan kondisi itu tidak berlangsung lama. Selebihnya kondisi angin dan gelombang diperkirakan tetap normal.
Dalam hal ini, nelayan yang melaut maupun warga yang sedang berlibur di kawasan pantai diimbau agar tetap waspada saat cuaca ekstrem.
"Bagi warga yang hendak berpergian apalagi ini jelang pergantian tahun, biasanya memang yang diantisipasi adalah curah hujan, warga harus tetap berhati-hati dan waspada, sebab potensi bencana seperti pohon rebah, longsor dan banjir kemungkinan saja bisa terjadi," pungkasnya.
[MGN | RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- El Nino Lanjut Hingga Awal 2027, BMKG Peringatkan Risiko Kemarau Ekstrem dan Karhutla
- Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan di Sejumlah Kota Besar
- Peringatan Dini BMKG: 60 Persen Wilayah Indonesia Resmi Masuk Musim Kemarau, Ini Wilayah Berstatus Siaga dan Waspada
- Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Ini
- Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Palolo dan Tak Berpotensi Tsunami









