Kukar

Dinilai Jadi Beban Keuangan Daerah, Alif Turiadi Dorong Pemutihan Aset Pemkab Kukar

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Alif Turiadi menilai, banyak aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang menjadi beban keuangan daerah. Diantaranya, kendaraan dinas yang tak layak pakai bahkan asrama yang berada di luar daerah. 

DPRD Kukar lanjut dia, mengusulkan agar Pemkab melakukan pemutihan aset yang selama ini dianggap menjadi beban keuangan daerah.

Baca juga:  Lewat Vicon, Pemkab Kukar Hadiri Rakor Forkopimda se-Kaltim dan Deklarasi Pilkada Serentak 2020

“Perawatan bangunan asrama tentu membutuhkan anggaran yang besar. Jangan sampai aset-aset yang ada justru menjadi beban bagi daerah,” kata politisi Fraksi Gerindra belum lama ini.

Apabila aset tidak dapat dimaksimalkan lagi penggunaannya maka segera dibuatkan nilai penyusutannya. Terlebih jika habis masa kegunaannya serta tak menguntungkan, perlu dibuatkan penghapusannya.

Alif menyampaikan, aset-aset yang memang tidak dapat dimaksimalkan lagi penggunaannya bisa segera dibuatkan nilai penyusutannya. Terlebih bila telah habis masa kegunaannya dan tidak menguntungkan, maka harus segera dibuatkan penghapusannya. Baik itu melalui lelang dan sebagainya, kemudian hasilnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru untuk Kukar.

Baca juga:  Bakal Diaspal, Jalan Oloy-Muara Muntai Diproyeksikan Tuntas Akhir Tahun

Oleh karenanya, Alif meminta pemerintah bisa bekerja lebih efektif khususnya mengelola aset yang dimiliki. Kenapa demikian, karena bentuk kepedulian legislatif untuk melindungi aset yang ada.

“Kami dulu pintar membangun namun tidak pandai memelihara, jadi menurut kami aset yang kini tak bisa dipelihara namun membebani daerah sebaiknya dialihkan saja atau dikerjasamakan dengan pihak lain untuk pengelolaannya agar jadi PAD dan tidak membebani biaya operasionalnya,” tutup Alif.

[SUP | NON | ADV DPRD KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker