Daerah
Disdikbud Samarinda Sebut Dana BOS Senilai Rp 132 Miliar Sudah Terserap 60 Persen
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda menyebut Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sebesar Rp 132 miliar pada 2023 kini telah terserap mencapai 60 persen.
"Sebanyak 60 persen sudah terserap, sekitar Rp 52 miliar masih tersisa dan digunakan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda," ujar Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin pada Rabu (04/10/2023), usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPRD Samarinda.
Dana BOS tersebut disalurkan langsung oleh Kementerian Keuangan kepada seluruh sekolah di Samarinda. Asli menjelaskan, setiap pelajar di tingkat SD mendapatkan alokasi Rp 900 ribu tiap tahun, sementara siswa SMP mendapatkan alokasi sebesar Rp 1,1 Juta setiap tahun.
"Penyerapan anggaran tidak sembarangan. Dana itu digunakan untuk operasional sekolah seperti pembayaran air, listrik, pembelian buku-buku wajib, hingga pemeliharaan sekolah," pungkasnya.
Meski demikian, Disdikbud Samarinda mengimbau kepada seluruh sekolah untuk bisa mengelola dana tersebut secara transparan. Mengingat, dana yang digelontorkan bukan jumlah yang sedikit.
"Kami tekankan sekolah untuk mengelola dan secara akuntabel dan tepat sasaran, sekaligus mengindari potensi penyalahgunaan dana," ungkapnya.
Dana BOS yang mencapai Rp 132 miliar ini diharapkan menjadi landasan utama dalam upaya menjaga dan memperbaiki standar pendidikan di Samarinda.
"Harapannya, dana yang belum terserap ini bisa kita maksimalkan, supaya bisa memberikan dampak yang baik untuk dunia pendidikan di Samarinda," tutupnya.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Parkir Kontainer Liar di Palaran Disikat, Dishub Samarinda Gembosi Ban dan Bidik Perusahaan Pemilik
- Tabrakan Berulang Jembatan Mahulu di Luar Jam Pemanduan, Ketua DPRD Kaltim Desak Pengawalan Diperketat
- Siswa Nilai Program Seragam Gratis Pemprov Kaltim, Terima Baju Putih Abu-Abu hingga Sepatu
- Inspektorat Luruskan Temuan Perjadin DPRD Samarinda: Hanya Administratif, Tidak Ada Kerugian Negara
- Komisi III Soroti Akar Masalah Banjir, PUPR Diminta Perkuat Infrastruktur Dasar 2026








