Samarinda
DLH Samarinda Pastikan Taman Odah Bekesah Tetap Terawat, Siapkan Anggaran Khusus Setiap Tahun
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda memastikan perawatan Taman Odah Bekesah dilakukan maksimal. Hal itu penting demi mengantisipasi tangan-tangan jahil yang kerap merusak fasilitas taman.
Kepala DLH Samarinda Nurrahmani mengatakan, sebagai pihak yang diberikan tanggung jawab untuk menjaga Taman Odah Bekesah, pihaknya sudah menyiapkan anggaran rutin. Setiap tahun DLH Samarinda akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 juta.
Anggaran itu, kata Nurrahmani, digunakan untuk perawatan taman sekaligus biaya menjaga kawasan dari tangan-tangan jahil.
"Perawatan rutin dan penjaga penting supaya Taman Odah Bekesah tetap bersih dan indah," kata Nurrahmani.
Selain itu, lanjut dia, pihak kecamatan dan kelurahan juga diharapkan terlibat untuk menjaga Taman Odah Bekesah. Ikut bertanggung jawab akan sangat penting untuk menjaga keindahan taman tersebut.
Selain itu, warga sekitar, termasuk pengunjung Taman Odah Bekesah, juga diharapkan DLH Samarinda untuk merawat, minimal tidak merusak fasilitas yang ada. Warga misalnya, tidak menjadikan pagar-pagar di Taman Odah Bekesah sebagai tempat jemuran. Kemudian tidak mencoret-coret taman, dan lain sebagainya.
"Kami berharap semua pihak, menjaga Taman Odah Bekesah. Kalau terawat, bersih, kan sama-sama senang," ucapnya.
Seperti diketahui, Taman Odah Bekesah menjadi salah satu ikon baru di Kota Tepian. Ruang terbuka hijau di kawasan bantara Sungai Karang Mumus itu merupakan proyek Kota Tanpa Kumuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan Taman Odah Bekesah yang selesai pada 30 Desember 2020 itu menghabiskan anggaran Rp 19,466 miliar setelah dikerjakan selama 418 hari.
Adapun total luas kawasan Taman ODah Bekesah yakni 2.400 meter persegi.
[TOS | ADV DLH SAMARINDA]
Related Posts
- Dua Segmen Teras Samarinda Tahap II Molor, Dinas PUPR Terapkan Denda Harian
- Mengakui Tak Mampu Merawat, Ibu Kandung Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkan
- Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
- Pedagang Pasar Pagi Keluhkan Tempias Hujan, Usul Penutup Fleksibel agar Estetika Bangunan Terjaga
- Imbas Insiden Tongkang Tabrak Jembatan, KSOP Samarinda Bakal Tertibkan Tambat Kapal









