Advertorial

DPMPTSP Kaltim Ingin Fokus Kembangkan Investasi di Sektor Pariwisata dan Pertanian

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 26 April 2023 16:35
DPMPTSP Kaltim Ingin Fokus Kembangkan Investasi di Sektor Pariwisata dan Pertanian
DPMPTSP Kaltim akan maksimalkan investasi di sektor pariwisata. Ini salah satu daya tarik wisata di Kaltim yang ada di Berau. (IST)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemprov Kaltim memiliki rencana yang mengarah ke perkembangan investasi ke sektor yang lebih ramah lingkungan. Mau tak mau, ketergantungan terhadap industri pertambangan dan migas juga mesti dikurangi perlahan. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto menjelaskan, perekonomian Kaltim ke depan akan juga mengupayakan yang berbasis sumber daya alam terbarukan. Tentu ini akan jadi PR bagi Pemprov Kaltim untuk mengalihkannya ke sektor lain setelah sudah familiar dengan batu bara atau migas. 

Peningkatan iklim investasi daerah jadi prioritas utama DPMPTSP Kaltim. Tujuannya tak muluk-muluk, yakni demi meningkatnya pencapain investasi setiap tahun. Caranya bisa dengan pengembangan inovasi dan kreativitas para pengusaha. 

Mengutip dari pernyataan Gubernur Kaltim, Isran Noor bahwa peluang investasi di Kaltim sangat terbuka lebar. Apalagi jika menyangkut proyek infrastruktur, pengembangan kawasan ekonomi dan industri, perdagangan, hingga pariwisata. 

Walhasil, promosi harus lebih masif dan menjalin kerja sama luar negeri. Termasuk kemudahan dalam mengurus perizinan. 

"Kami akan dorong sektor investasi di luar industri ekstraktif. Target investasi kami tahun ini Rp 59 triliun. Sektor pertanian dan pariwisata akan jadi fokusnya," ujar Puguh. 

DPMPTSP Kaltim menilai, seperti sektor pariwisata punya multiplier effect yang luas. Sementara itu, sektor pertanian bisa menjangkau lebih banyak tenaga kerja. 

"Pertanian itu dalam arti luas ya. Termasuk mencakup kelautan dan perikanan," tambah dia. 

Demi memaksimalkan investasi di luar sektor migas dan batu bara, pihaknya mulai membangun komunikasi dengan kementerian teknis terkait dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan bertindam sebagai pengelola di sektor hulu untuk persiapan bahan baku produksi. 

"Dinas teknis sektoral di hulunya juga harus siap tampil. Jangan sampai investasi datang, tapi barangnya tidak ada. Itu jadi tidak masuk akal," tutupnya. 

[RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya