Bontang

Gandeng Milenial, Diskominfo Gelar Bontang Smart Festival

Kaltim Today
13 Maret 2020 17:22
Gandeng Milenial, Diskominfo Gelar Bontang Smart Festival
Diskominfo gelar Bontang Smart Festival dengan tema "Generasi Milenial Menggenggam Teknologi".

Kaltimtoday.co, Bontang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang menggelar Bontang Smart Festival 2020 dengan menggandeng para milenial sesuai dengan tema yang diusung yakni "Generasi Milenial Menggenggam Teknologi". Acara tersebut dibuka secara resmi di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jumat (13/3/2020).

Kepala Diskominfo Bontang Dasuki mengatakan, Bontang sudah masuk Gerakan Menuju 100 Smart City dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. Oleh karenanya, Bontang sudah menyusun roadmap Smart City, dokumen arsitektur, dan dokumen Masterplan Smart City yang di dalamnya terdapat 6 elemen Smart City.

"Acara Bontang Smart Festival digelar selama 3 hari mulai 3-15 Maret 2020," terangnya.

Dalam event Bontang Smart Festival juga digelar lomba pembuatan aplikasi, lomba PUBG, serta berbagai seminar dan pameran yang diikuti berbagai instansi.

"Para pemenang lomba nantinya akan diumumkan pada 21 Maret 2020 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, Bontang Smart Festival digelar dalam rangka bentuk kepedulian Pemkot Bontang kepada para generasi milenial yang smart.

Bontang Smart Festival digelar selama 3 hari mulai 3-15 Maret 2020.
Bontang Smart Festival digelar selama 3 hari mulai 3-15 Maret 2020.

"Saya berharap inovasi-inovasi para peserta lomba semoga tidak hanya di tingkat Bontang, tapi juga bisa mewakili Bontang di tingkat provinsi dan nasional," harap Neni.

Kata dia, dengan teknologi semua bisa diakses dan tersosialisasikan dengan baik. Ada kejadian Coronary Italia, sekejap sudah sampai informasinya ke Bontang. Sama halnya jika berbicara milenial, kata Neni, bagaimana generasi milenial harus menjadi agen perubahan.

"Ketika daerah lain me-launching Command Center dengan anggaran Rp 6 miliaran, di Bontang bisa me-launching dengan anggaran Rp 200 juta. Oleh karena itu, berikan yang terbaik untuk negeri ini," ungkapnya.

Semua OPD di lingkup Pemkot Bontang, kata Neni harus bisa berkolaborasi dengan 6 elemen smart city yang masuk dalam Masterplan Smart City.

"Masing-masing OPD diberikan kewajiban punya 5 inovasi, dan itu yang membawa Bontang menjadi Kota Terinovatif Ketiga se Indonesia" ujarnya.

Neni mengingatkan agar para peserta menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, seperti seminar yang disimak dengan baik.

[RIR | RWT | ADV]



Berita Lainnya