Advertorial

Groundbreaking Kantor Bank Indonesia di IKN: Dukungan Penuh Kemajuan Ekonomi dan Kepercayaan Investor

Diah Putri — Kaltim Today 04 November 2023 08:10
Groundbreaking Kantor Bank Indonesia di IKN: Dukungan Penuh Kemajuan Ekonomi dan Kepercayaan Investor
Presiden Jokowi dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (kaltimprov.go.id)

Kaltimtoday.co, Penajam - Bank Indonesia (BI) dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, dan memutuskan untuk membangun kantor perwakilannya di IKN Nusantara. 

Peresmian pembangunan kantor BI ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis, 2 November 2023.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa keputusan untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, khususnya IKN, didasarkan pada fakta bahwa 56 persen dari penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, yang hanya mencakup 7 persen dari total pulau yang ada.

Jakarta, sebagai ibu kota saat ini, juga menanggung beban berat dengan 57-58 persen Produktivitas Domestik Bruto (PDB) yang berputar di Pulau Jawa.

"Hari ini, Bank Indonesia mulai membangun kantor. Kalau sudah begini mau apa kita, soalnya yang pegang uang semuanya, bank sentral kita," kata Jokowi dengan yakin.

Groundbreaking komplek perkantoran Bank Indonesia di IKN menjadi bukti nyata keseriusan, komitmen, dan kesiapan pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota berkelas dunia.

Menurut Jokowi, kehadiran gedung Bank Indonesia di IKN akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, dunia usaha, dan investor. Otoritas moneter, perbankan, dan sistem pembayaran yang sudah ada di BI siap mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di IKN.

Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyampaikan rasa syukurnya atas komitmen pemerintah pusat dalam membangun Kaltim dan IKN, yang dibuktikan dengan kehadiran Presiden Jokowi dalam peresmian pembangunan berbagai fasilitas di IKN.

"Sampai hari ini menunjukkan betapa perhatian dan komitmen Bapak Presiden membangun Kaltim dan IKN luar biasa," ujarnya.

Akmal menyatakan bahwa dimulainya pembangunan di IKN adalah bukti upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan, termasuk dalam pembangunan, ekonomi, dan infrastruktur. Ia yakin bahwa setelah pembangunan istana presiden, kantor menteri, dan fasilitas lainnya, investor akan semakin tertarik untuk berinvestasi di IKN.

"Seperti disebutkan Bapak Presiden, hitung-hitungan kita hingga Desember nanti sudah ada Rp45 triliun lebih investasi swasta yang akan memulai pembangunannya," tambah Akmal.

Selain bangunan milik pemerintah, seperti istana presiden, kantor sekretariat presiden, dan kantor menteri, sedang dibangun juga 5 hotel berbintang, 4 rumah sakit, sekolah (SD, SMP, SMA), 2 mal (pusat perbelanjaan), TC PSSI (sarana olahraga), serta fasilitas umum lainnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara ini, antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Pj Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun.

[TOS | ADV DISKOMINFO KALTIM]


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya