Daerah
Jaga Regenerasi, Hockey Kaltim Turunkan Mayoritas Atlet Junior pada Kejurnas
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kontingen Hockey Kalimantan Timur mengusung misi regenerasi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 di Provinsi Banten, 23–30 Agustus 2026. Komposisi skuad kali ini didominasi atlet junior sebagai bagian dari upaya menyiapkan pelapis untuk memperkuat prestasi Hockey Kaltim di masa mendatang.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim bersama Pengprov Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kaltim memastikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan tim pada ajang tersebut.
Wakil Ketua I KONI Kaltim, Hendra R A, mengatakan keikutsertaan Kaltim tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan regenerasi atlet.
Menurutnya, hoki Kaltim memiliki rekam jejak prestasi yang kuat di tingkat nasional. Pada PON XX Papua 2021, Hockey Kaltim menyumbangkan satu medali emas dari kategori putri dan satu medali perak dari kategori putra.
Prestasi tersebut berlanjut pada PON XXI Aceh-Sumut dengan raihan dua medali emas sekaligus dari kategori putra dan putri.
"Kalau berbicara mengenai cabang olahraga hoki, ini sudah tidak bisa diragukan lagi karena prestasinya sangat luar biasa. Regenerasi di hoki Kaltim juga berjalan sangat baik, selalu ada pelapisnya. Jadi dari segi materi pemain, kita tidak ragukan lagi," ujar Hendra saat melepas para atlet, Rabu (19/8/2026).
Hendra berharap pengalaman dan prestasi yang telah diraih Kaltim di ajang PON dapat menjadi modal bagi para atlet untuk bersaing di Kejurnas Hockey Indoor Banten.
Ia juga menyebut Kaltim telah menjadi salah satu barometer kekuatan hoki nasional, sehingga pembinaan atlet muda perlu terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengprov FHI Kaltim, Syamsu Nur, mengatakan persiapan menghadapi Kejurnas dilakukan secara maksimal. Namun, FHI Kaltim sengaja memberikan ruang lebih besar kepada atlet junior untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.
Pada tim putri, Kaltim hanya membawa lima pemain senior yang memiliki pengalaman tampil di PON. Selebihnya merupakan atlet junior.
Sementara tim putra hanya diperkuat satu pemain berpengalaman PON, sedangkan mayoritas pemain merupakan atlet junior yang baru diorbitkan.
"Untuk menjamin kelangsungan regenerasi hoki di Kaltim, kami sengaja mengorbitkan anak-anak kita yang masih junior," kata Syamsu.
Ia mengakui persaingan Hockey Indoor di tingkat nasional cukup ketat, terutama dengan dominasi sejumlah daerah di Pulau Jawa seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta. Meski demikian, FHI Kaltim tetap menargetkan skuad muda tersebut mampu bersaing dan perlahan menembus papan atas nasional.
"Meskipun Kaltim selama ini menjadi barometer untuk nomor outdoor, sedangkan nomor indoor didominasi daerah Jawa seperti Jabar dan DKI Jakarta, kami tidak mau kalah dan siap berjuang untuk masuk ke level teratas indoor nasional," tegasnya.
Dengan komposisi yang lebih banyak diisi atlet junior, Kejurnas Hockey Indoor 2026 sekaligus menjadi ajang mengukur kesiapan regenerasi hoki Kaltim sebelum menghadapi kompetisi-kompetisi nasional berikutnya.
[RWT]
Related Posts
- BPBD Kaltim Catat 329 Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan, Terbanyak di Paser, Kubar, dan Samarinda
- Tangani Karhutla di Teluk Bayur, Pemkab Berau Kerahkan Personel hingga Rangkul Perusahaan
- DPRD Kaltim Bentuk Pansus Mineral Bukan Logam dan Batuan, Evaluasi Perizinan Lambat hingga Potensi PAD
- Jaga Ruang Fiskal, Pemprov Kaltim Pangkas Belanja Seremonial dan Perjalanan Dinas
- Asap Insinerator Samarinda: Solusi Sampah yang Masih Tersendat di Lapangan









