Daerah
Kebakaran di Gedung D Kantor Bupati Kukar Diduga Korsleting Listrik, Api Berhasil Padam dalam 7 Menit
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Aktivitas pagi di kompleks perkantoran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) sempat dibuat panik setelah api muncul dari salah satu ruangan di lantai 3 Gedung D, Jumat (22/5/2026).
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu berhasil dikendalikan sebelum merembet ke ruangan lain.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar bergerak cepat begitu menerima laporan sekitar pukul 07.25 Wita.
Awalnya, petugas mendapat informasi terkait korsleting listrik sehingga tim membawa alat pemadam api ringan (APAR). Namun, tak lama berselang, laporan kedua menyebut api mulai membesar.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani mengatakan, petugas langsung menerjunkan sejumlah unit pemadam ke lokasi untuk mencegah kobaran api meluas ke ruangan lain di gedung tersebut.
“Jadi teman-teman langsung mengondisikan dengan unit ke sana. Pada saat ke sana, api memang sudah menjalar ke plafon, ke dinding juga karena pakai wallpaper. Di sebelahnya, tadi saya cek itu memang seperti plywood,” kata Fida yang akrab disapa Afe.
Ia menjelaskan, ruangan yang terbakar merupakan ruang kerja salah satu Kepala Bidang di Dinas Ketahanan Pangan Kukar yang berada di lantai 3 Gedung D.
Beruntung, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Petugas membutuhkan sekitar tujuh menit untuk mengendalikan kobaran api sebelum dilakukan proses pendinginan dan pengeluaran asap dari dalam ruangan.
“Jadi Alhamdulillah tidak butuh waktu lama, hanya mungkin sekitar tujuh menit api sudah bisa dipadamkan. Jadi tinggal pendinginan dan pengeluaran asap karena minim ventilasi,” sebutnya.
Menurut keterangan saksi di lokasi, sumber api diduga berasal dari perangkat elektronik berupa pemanas air dan kulkas.
Afe menambahkan, kondisi lantai yang minim ventilasi membuat asap sempat terjebak di dalam gedung. Untuk mempercepat sirkulasi udara, petugas terpaksa memecahkan salah satu kaca gedung setelah berkoordinasi dengan Bupati dan Sekretaris Daerah Kukar.
“Salah satu kaca yang sengaja kami pecah untuk membuat ventilasi, untuk mengeluarkan asap yang sudah terkurung di dalam ruangan itu, di lantai itu,” tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- Segera Diserahterimakan, Area Terdampak Kebakaran Pasar Segiri Siap Beroperasi Pekan Ini
- Kerugian Kebakaran SMPN 2 Samarinda Capai Rp2 Miliar, Siswa Kelas VII dan VIII Belajar Daring hingga Mei
- Pemkot Samarinda Kucurkan Rp1,1 Miliar Bangun Kembali Pasar Segiri dengan Campuran Beton dan Ulin
- Pasca Kebakaran, Andi Harun Pastikan SMPN 2 Samarinda Segera Dibangun Kembali dengan Skema Pergeseran Anggaran
- Ruang Kelas SMPN 2 Samarinda Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik









