Samarinda

Keputusan Akhir Tetap di Tangan Isran Noor, Hasil Audiensi Hadi Mulyadi dan Orangtua Siswa SMA 10 Samarinda Segera Diumumkan

Kaltimtoday.co, Samarinda – Setelah menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Kaltim pada Senin (28/6/2021), beberapa perwakilan orangtua siswa SMA 10 Samarinda akhirnya diizinkan masuk untuk melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Sebelumnya, pada aksi tersebut mereka menuntut kejelasan dari Pemprov terkait pemindahan SMA 10 di Kampus A Jalan H.A.M Rifaddin ke Kampus B, Jalan Perjuangan. Orangtua dan warga sekitar bersikeras agar Kampus A tetap bisa digunakan para siswa bersekolah dan menolak untuk pindah.

Baca juga:  Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Turun, Hadi Mulyadi: Isolasi Terpadu Asrama Atlet Jangan Dipaksa Buka

Pada awalnya, orangtua siswa juga berkeinginan untuk melepas atribut-atribut yayasan di Kampus A jika Pemprov tak memberi kejelasan. Audiensi yang berlangsung sekitar pukul 13:30 Wita itu disimpulkan bahwa ditemukan kata damai. Dalam arti, tak melepas atribut yayasan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Anwar Sanusi yang turut mengikuti audiensi tersebut.

“Akhirnya damai. Damai ya orangtua murid memahami dan menunggu nanti penyampaian wakil gubernur ke gubernur. Itu saja,” ungkap Anwar kepada awak media.

Pada intinya, hasil akhir dari polemik ini ada di tangan Isran Noor. Anwar menegaskan, hasilnya masih menunggu dari keputusan Isran. Sembari menunggu Hadi melakukan rapat dan menyampaikan langsung kepada Isran.

“Perwakilan masyarakat, orangtua, mau menerima. Sudah tidak mendesak hari ini ada keputusan,” lanjutnya.

Ditanya apakah ada kegiatan yang turun ke Kampus A bersama Satpol PP, Anwar menyebut masih menunggu rapat lanjutan. Namun dia tak bisa memastikan waktu spesifik. Yang jelas, kata Anwar, Hadi dan Isran akan secepatnya untuk menuntaskan masalah itu.

“Jangan berspekulasi. Tunggu hasil rapatnya nanti dari wakil gubernur menyampaikan ke gubernur. Hasilnya apa, ya nanti itulah,” beber Anwar.

Baca juga:  DLH Gandeng Forum dan Sekolah Adiwiyata Ikut Serta Pameran Daur Ulang

Ditanya mengenai proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kampus A, Anwar menyebut prosesnya sudah selesai dan akhirnya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Semua dilakukan secara daring. Termasuk pendaftaran ulang siswa baru.

Covid-19 juga masih belum melandai. Masih online. Pendaftaran juga online. Daftar ulang dilakukan online juga,” pungkasnya.

[YMD | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close