Advertorial

Kondisi Kelistrikan di Berau Alami Defisit Daya

Rizal — Kaltim Today
17 Maret 2023 18:30
Kondisi Kelistrikan di Berau Alami Defisit Daya
Ilustrasi listrik padam. (IST)

Kaltimtoday.co, Berau - Kondisi kelistrikan di Berau sedang mengalami defisit daya akibat PLTU Teluk Berau mengalami gangguan 2 unit dan pemeliharaan 1 unit pembangkit excess PLTU Lati. Sehingga dilakukan emergensi pengurangan beban bertahap.

Saat dikonfirmasi, Manager PLN UP3 Berau, M Harryadi Poel menjelaskan, dari pihak PLTU Lati meminta adanya kenaikan tarif Rp/kWh dari 836. Disebabkan bahan baku batu bara yang sebelumnya, PLTU Lati mendapatkan batu bara royalti dari PT Berau Coal. Per Januari, mereka harus membeli batubara dengan harga royalti.

Walhasil, exces PLTU Lati lebih fokus menjual ke arah tambang pelanggan mereka (Wilus) dibandingkan suplai ke sistem PLN. Jika sebelumnya PLTU Lati suplai ke PLN rata-rata 14 MW, sekarang hanya di 9 MW saja.

"Saat ini antara PLTU Lati dengan PLN sedang tahap negosiasi untuk harga baru sesuai dengan Peraturan menteri," jelas Harryadi Poel, Jumat (17/3/2023).

Dikatakannya, sesuai dengan Program PLN untuk jangka menengah dalan mengatasi defisit daya mampu pembangkitan di sistem kelistrikan Tanjung Redeb, maka direncanakan ada penambahan mesin pembangkit di lokasi PLTD Sambaliung. Kapasitasnya sebesar 7 MW dengan harapan, mesin bisa terpasang dan terinstal pada 22 Maret 2023.

"Apabila daya tercukupi, maka akan dilakukan penormalan penyalaan secara bertahap," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Berau Madri Pani menyampaikan, dalam hal ini masyarakat yang dirugikan. PLN harus memberikan solusi konkret untuk persoalan tersebut.

"Persoalan ini, kemarin pihak PLN sudah dipanggil Lomisi II, kalau nanti masih tidak normal baru saya hearing gabungan seluruh anggota DPRD," pungkasnya.

[YMD | ADV DPRD BERAU]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya