Kaltim
Langkah Jalur Independen Isran-Hadi Pupus, Tim Pemenangan Pastikan Stop Penerimaan Surat Dukungan Minggu Depan

Kaltimtoday.co, Samarinda - Langkah pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Isran Noor-Hadi Mulyadi menempuh jalur independen pupus. Sebab, mereka tidak menyerahkan ratusan ribu surat dukungan yang telah dikumpulkan sebagai syarat minimal jalur independen di Pilgub Kaltim.
Meski tidak menempuh jalur tersebut, tim pemenangan Isran-Hadi sampai saat ini masih menerima surat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat Kaltim. Beberapa waktu lalu juga, Hadi Mulyadi pun sempat berbicara kepada awak media, bahwa surat dukungan hanya dijadikan untuk mengukur animo masyarakat saja.
Surduk Isran-Hadi kini hampir mencapai 400 ribu, dan tim pemenangan akan menghentikan proses penerimaan surduk tersebut pada Rabu, 29 Mei 2024 pukul 17.00 WITA.
Hal itu mengacu pada Surat Edaran No 006 /Prov/ISRAN-HADI/V/2024 tanggal 8 Mei 2024, menyatakan bahwa penyerahan surat dukungan dari masyarakat tidak dapat diterima lagi sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.
Tim pemenangan Isran-Hadi mengimbau kepada seluruh masyarakat, bagi siapapun yang masih ingin menyerahkan surduk bisa langsung ke Isran-Hadi Center, Jalan Arif Rahman Hakim No 20, Samarinda sebelum batas akhir penutupan.
"Kami memberikan waktu 5 hari sejak tanggal surat ini agar para Relawan dan Pendukung yang berlokasi jauh dari Samarinda masih memiliki waktu yang cukup untuk menyerahkan Surat Dukungan," kata Iswan Priady selaku Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi pada Jumat (24/5/2024).
Di samping itu, Iswan bersama timnya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur, yang secara sukarela menyerahkan surat dukungan ke Isran-Hadi.
"Semoga keinginan kita semua dapat tercapai untuk memenangkan “Isran-Hadi” dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur," tutupnya.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Mahkamah Konstitusi Korea Selatan Resmi Copot Presiden Yoon Suk-yeol, Pilpres Digelar 60 Hari Lagi
- Kapolri Bantah Jurnalis Asing Wajib Kantongi Surat Keterangan Kepolisian Saat Meliput di Indonesia
- Indonesia Kirim 73 Personel INASAR ke Myanmar, Bantu Evakuasi Korban Gempa dan Buka Pos Medis
- BBM Diduga Terkontaminasi, Puluhan Kendaraan Rusak di Samarinda, KAMMI Kaltimtara Desak Investigasi Serius
- PT Indexim Coalindo Respon Cepat Banjir di Desa Pengadan dan Baay