Entertainment
Mengenal Xyloband, Gelang Canggih di Konser Coldplay Jakarta 2023 yang Pengembaliannya Capai 77 Persen
Kaltimtoday.co - Xyloband menjadi perbincangan ramai akhir-akhir ini. Pasalnya, gelang canggih ini merupakan salah satu hal ikonik yang terdapat di konser Coldplay.
Selepas konser, Xyloband yang diberikan akan dikembalikan kembali untuk dikumpulkan, disterilkan, dan diisi ulang daya untuk dipergunakan kembali di konser Coldplay berikutnya. Coldplay juga membeberkan persentase negara-negara sebelumnya.
Mengenal Xyloband
Dilansir dari laman resmi Xyloband, benda ini merupakan sebuah gelang teknologi revolusioner yang memberikan pengalaman unik bagi penonton konser. Gelang ini tak hanya membuat mereka mendengarkan musik, namun juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pertunjukan itu sendiri.
Kisah di Balik Hubungan Xyloband dengan Coldplay
View this post on Instagram
Tahukah kamu? Xyloband merupakan karya dari salah satu penggemar Coldplay, Jason Regler, yang terinspirasi dari lirik lagu Fix You. Mulanya, Xyloband hanyalah sebuah ide seorang penggemar.
Namun, dukungan penuh dari Coldplay memperkuat ide ini untuk direalisasikan hingga terbentuk perusahaan RB Concepts Ltd bersama pengusaha Clive Banks untuk meluncurkan Xyloband.
Cara Kerja Xyloband
Gelang ini dilengkapi dengan dioda pemancar cahaya (LED) dan penerima frekuensi radio. Kedua komponen ini bekerja bersinergi untuk menciptakan efek visual yang luar biasa selama konser.
Xyloband diprogram untuk mengikuti beat lagu dan menghasilkan berbagai pola lampu kilat dengan warna yang bervariasi. Gelang ini memiliki daya jangkau hingga 400 meter, baterai tahan lama hingga 18 jam, dan dirancang untuk penggunaan berulang, menjadikannya teknologi yang ramah lingkungan.
Gelang ini harus dikembalikan setelah konser selesai dan seringkali menjadi tolok ukur seberapa banyak penonton mengembalikan gelang mereka. Lantas, berapa persen capaian yang diperoleh Indonesia?
Indonesia Raih 77 Persen
Promotor PK Entertainment dan TEM Presents mengklarifikasi persentase pengembalian Xyloband untuk konser Coldplay di Jakarta yang berlangsung pekan lalu. Melalui siaran pers resmi, mereka mengatakan bahwa persentase pengembalian gelang LED tersebut mencapai 77 persen, bukan 52 persen seperti yang beredar di media sosial.
Data resmi pengembalian Xyloband langsung diterima dari manajemen Coldplay.
"Dalam konfirmasi langsung kepada promotor, manajemen Coldplay memastikan bahwa tingkat pengembalian Xyloband untuk konser Coldplay pada 15 November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta adalah sebesar 77 persen," ujar pernyataan dari Image Dynamics, dilansir dari Suara.com.
Belakangan, beberapa pengakuan dari penonton Coldplay yang membawa pulang gelang LED tersebut menjadi viral di media sosial. Sejumlah netizen mengaku membawa pulang gelang tersebut sebagai kenang-kenangan, sementara yang lain mengaku tidak sengaja membawanya.
Xyloband bukan hanya teknologi yang menciptakan pengalaman luar biasa, tetapi juga mengilhami kesadaran akan lingkungan dengan desainnya yang ramah lingkungan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Berikut Perkiraan Setlist Lagu Konser Coldplay Jakarta 2023 yang Wajib Kamu Hafal!
- Berikut Link dan Ketentuan Beli Tiket Infinity Konser Coldplay 2023 yang Dijual Rp315 Ribu Hari Ini!
- Mulai Coldplay hingga Taylor Swift, Berikut Alasan Singapura Jadi Tempat Konser Pilihan Musisi Ternama
- Penipuan Tiket Konser Coldplay Telan Kerugian Hingga 183 Juta, BSN Bakal Buat Standarisasi untuk Promotor Musik
- Hati-Hati! Sepasang Pasutri di Bantul Jadi Tersangka Modus Penipuan Jastip Tiket Coldplay