Samarinda
Narapidana Bantu Bersihkan SMP Negeri 2 Samarinda
Kaltimtoday.co, Samarinda - Terik mentari Rabu (4/8/2021) tak menyurutkan semangat para napi membersihkan setiap sudut ruang kelas SMP Negeri 2 Samarinda. Sebanyak 5 orang napi membantu melaksanakan kegiatan pembersihan selama dua hari di sekolah yang berlokasi di Jalan Ahmad Dahlan tersebut.
Humas SMP Negeri 2 Samarinda Ida Armediawati mengatakan, sejak 2019 pihaknya menjalin kerjasama dengan Kemenkumham untuk memberdayakan narapidana. Mereka membantu petugas kebersihan untuk membersihkan sekolah.
Bantuan dari narapidana, kata Ida, sangat membantu sekolah yang dalam satu tahun terakhir kesulitan membersihkan sekolah karena tidak ada gotong royong akibat pandemi Covid-19.
“Mereka (narapidana) bergerak cepat. Hari pertama dua blok sekolah selesai. Kami tidak khawatir dengan para napi, mereka sangat bagus dan kooperatif bekerja sama dengan sekolah,” kata guru bahasa Inggris tersebut.
Kerja bakti bersama napi merupakan program kolaborasi pertama yang diselenggarakan sekolah dan Kemenkuham. Ida menyebut, selanjutnya akan ada kegiatan tindaklanjut lainnya yang tidak menutup kemungkinan turut melibatkan napi kembali.
“Jauh sebelum ini biasanya ada upacara. Dari Kemenkumham menjadi pembina upacara. Banyak program bersama yang akan kami gelar, seperti sosialisasi ilmu hukum dan lainnya,” katanya.
Ida berharap program kerjasama dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Misal, meningkatkan kepercayaan diri narapidana dalam kegiatan bersosialisasi kembali di tengah masyarakat.
Sejauh ini, di SMP Negeri 2 Samarinda tengah gencar melakukan persiapan menuju pembelajaran tatap muka. Upaya pembersihan sekolah menjadi langkah agar siap menggelar PTM sebagai Sekolah Tanggap Covid-19 (STC) yang ditunjuk Dinas Pendidikan Samarinda.
[SNM | TOS | ADV]
Related Posts
- Pawai Pembangunan Ditiadakan, DPRD Samarinda Dorong Agenda Ekonomi Rakyat
- Anomali Dataran Tinggi Krayan, Beras Organik, dan Peran Penting Taman Nasional
- Antisipasi ISPA dan Heat Stroke, Pawai HUT RI di Kukar Resmi Dibatalkan
- BPBD Kaltim Catat 329 Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan, Terbanyak di Paser, Kubar, dan Samarinda
- DPRD Kaltim Bentuk Pansus Mineral Bukan Logam dan Batuan, Evaluasi Perizinan Lambat hingga Potensi PAD









