Daerah
Penjelasan Seno Aji Soal Penerimaan Kuota Gratispol untuk Setiap Perguruan Tinggi di Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menjelaskan soal penerimaan kuota program pendidikan gratis (Gratispol) yang tersebar di setiap perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kalimantan Timur.
Melalui keterangan UMKT, pihaknya hanya mendapatkan kuota sebanyak 2.205 mahasiswa baru sebagai penerima manfaat program Gratispol. Sedangkan, ada sebanyak 3.600 lebih mahasiswa baru yang diterima tahun ini di kampus tersebut.
Terkait penerimaan kuota Gratispol tahun ini, pemerintah provinsi melakukan diskusi lanjutan dengan pihak universitas negeri maupun swasta, khususnya yang telah menjalin nota kesepakatan dengan pemprov.
"Kami akan diskusikan lebih lanjut dengan pihak universitas, karena sebelumnya pihak Kesra (Kesejahteraan Rakyat) sudah membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan masing-masing perguruan tinggi terkait kuota mahasiswa," bebernya.
Ia mencontohkan, misal Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kuota Gratispol untuk 2.500 mahasiswa baru. Namun, pihak kampus menerima sebanyak 3.000 lebih mahasiswa. Artinya, pemerintah tidak bisa menganggarkan Gratispol karena melebihi kuota yang sudah ditetapkan.
"Artinya, memang sudah ada kontrak kuota yang disepakati dengan pemerintah. Tapi karena masing-masing universitas menambah jumlah mahasiswa tanpa penyesuaian dengan perjanjian yang ada, maka ini menjadi persoalan. Perlu dicatat, bukan pemerintah yang mengurangi kuota, tetapi pihak kampus yang menambah jumlah mahasiswa di luar kesepakatan," sebutnya.
Meski begitu, pemerintah tetap mencari solusi untuk mengakomodir sejumlah mahasiswa diluar kuota Gratispol yang telah ditetapkan. Rencananya, mahasiswa yang belum ter-cover akan diupayakan untuk mendapat kesempatan pada semester 2.
"Nantinya, pada semester kedua, baru akan kami cover melalui anggaran pemerintah. Ini tentu akan kita diskusikan kembali untuk mencari solusi terbaik tanpa membebani mahasiswa," tutup Seno Aji.
[RWT]
Related Posts
- Terekam CCTV, Pelaku Curanmor di Sungai Pinang Ditangkap
- Polemik Lahan Pasar Bengkuring Memanas, BPKAD Samarinda: Status Aset Berdasar Penyerahan Perumnas
- Ibu Kandung Pembuang Bayi di Sungai Pinang Samarinda Resmi Jadi Tersangka
- Surat Terbuka untuk Andi Harun: Membangun Peradaban Lewat Perpustakaan
- Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD, Seno Aji Akui Biaya Pilkada Langsung Lebih Besar









