Samarinda

Serius Terapkan Retribusi Sampah Non PDAM, DLH Samarinda Gencar Sosialisasi

Kaltimtoday.co, Samarinda – Upaya untuk menarik retribusi sampah bagi masyarakat non pelanggan Perumdam Tirta Kencana Samarinda makin diseriusi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, sebagai instansi yang mengurusi retribusi pungutan sampah ini pun mulai bertindak dilapangan. Disebutkan, proses pendataan bagi masyarakat non pelanggan Perumdam Tirta Kencana sudah beres dilakukan.

Baca juga:  Jelang Lebaran Harga Kebutuhan Pokok di Samarinda Naik, Cabai Rawit Dijual Rp 80 Ribu per Kilogram

“Hasilnya ada 8 ribu masyarakat yang tidak terdata sebagai pelanggan air minum dari PDAM – Perumdam Tirta Kencana,” jelas Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani.

Ribuan masyarakat tersebut tersebar di 10 kecamatan yang ada di Samarinda. Perempuan yang akrab disapa Yama tersebut menjelaskan, karena proses pendataan telah dilakukan, pihaknya pun bersiap melakukan sosialisasi kepada warga.

Baca juga:  Sampah Jadi Bom Waktu, Pemkab Kutim Gelar Rapat Pengelolaan TPST dan TPA

Dia menyadari,  kebijakan ini merupakan hal baru bagi warga Samarinda, khususnya yang selama ini tidak menjadi pelanggan Perumdam Tirta Kencana.

“Petugas untuk sosialisasi juga sudah disiapkan. Karena baru, jadi mulai dari awal,” lanjut Yama.

Untuk diketahui, selama ini retribusi sampah di Samarinda ditarik melalui pembayaran rekening air minum yang dimiliki warga.

Baca juga:  Ahmat Sopian Noor Apresiasi Kinerja Syaharie Jaang Selama Jabat Wali Kota Samarinda

Dalam mengumpulkan retribusi sampah tersebut, Pemerintah Kota Samarinda pun bekerjasama dengan Perumdam Tirta Kencana selaku perusahaan daerah penyedia air minum di Kota Tepian.

Dia pun menegaskan, menarik retribusi sampah dari masyarakat non pelanggan Perumdam Tirta Kencana Samarinda sudah sesuai dengan amanat Perda Retribusi Jasa Umum yang selama ini berlaku di Samarinda.

Aturan tersebut bisa diihat pada Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Retribusi Jasa Umum.

[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker