Nasional

Tata Cara Melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi

Kaltimtoday.co – Tahun ini, umat Muslim kembali diimbau untuk menggelar Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di rumah masing-masing.

Imbauan resmi dari pemerintah ini bahkan diwajibkan bagi mereka yang tinggal berada di zona merah penularan Covid-19.

Baca juga:  Keutamaan I'tikaf di Bulan Ramadhan dan Pensyari'atannya

Nah, buat kalian yang akan menggelar Salat Idul Fitri di rumah, berikut tata cara Salat Idul Fitri:

Pengertian dan Hukum Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri merupakan salah satu salat yang memiliki hukum sunnah muakkad. Artinya melaksanakan Salat Idul Fitri sangat disarankan untuk dilaksanakan baik bagi kaum pria, kaum wanita, anak-anak hingga orang musafir.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Perpres untuk Tutup 8.000 Tambang Ilegal

Rasulullah pun selalu melaksanakan Salat Idul Fitri apapun keadaan beliau, untuk itu sebaiknya kita juga patut mencontoh kebiasaan baik dari baginda Rasulullah ini.

Masjid Hagia Sophia, Turki.

Salat Idul Fitri sebenarnya sangat disarankan untuk dilaksanakan di masjid secara berjamaah sembari menyambung silaturahmi bersama dengan sanak kerabat. Namun, pada musim pandemi seperti ini.

Melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah dirasa cukup baik untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, karena juga Islam mengutamakan kesehatan dari pemeluknya.

Niat Salat Idul Fitri

Bacaan niat yang dilafalkan di dalam hati atau diucapkan dengan lirih mampu menuntun hati kita agar tetap fokus pada ibadah. Selain itu, dengan membaca niat sholat juga merepresentasikan kesungguhan kita sebelum melaksanakan ibadah.

Baca juga:  Rusuh di Papua, Wiranto: 2 Tewas dan 6 Luka-luka

Sama seperti salat lainnya, niat Salat Idul Fitri pada setiap posisi baik sebagai imam, makmum atau sholat yang dilaksanakan sendiri memiliki perbedaan bacaan. Jangan sampai kamu salah mengucap niat sholat ya.

Untuk itu cobalah hafalkan niat Salat Idul Fitri di bawah ini:

1. Niat Salat Idul Fitri untuk imam:
“Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ ataini imaman lillahi ta’alaa”

Baca juga:  CPNS 2020 Ditiadakan, Tjahjo: Kami Selesaikan SKB 2019 Dulu

Artinya:
“Aku niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala”

2. Niat Salat Idul Fitri untuk Makmum:
“Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ ataini makmuuman lillahi ta’ala”

Artinya:
“Aku niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala”

3. Niat Salat Idul Fitri sendiri:
“Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ ataini lillahi ta’alaa”

Artinya:
“Aku niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Baca juga:  Sambut Ramadhan, WOM Finance Sumbang 1.300 Al-Quran untuk Pondok Pesantren

Tata Cara Salat Idul Fitri

  • Membaca niat salat Idul Fitri
  • Membaca doa Iftitah
  • Takbir sebanyak 7 kali
  • Dalam setiap takbirnya membaca bacaan:

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala pujian, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.”

  • Membaca surah Al-Fatihah
  • Membaca surah-surah di dalam Al Qur’an.
  • Dianjurkan untuk membaca surah Al A’la pada rakaat pertama.
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua yang diawali dengan takbir sebanyak 5 kali dengan bacaan yang masih sama.
  • Membaca surah Al-Fatihah
  • Membaca surah-surah di dalam Al Qur’an.
  • Dianjurkan untuk membaca surah Al-Ghasyiyah.
  • Melakukan rukuk dan sujud seperti rakaat pertama.
  • Duduk tasyahud akhir dan salam menengok ke arah kanan dan kiri.
  • Apabila menjadi makmum, jangan langsung meninggalkan tempat sholat. Namun, dengarkanlah khutbah yang diberikan oleh imam. Dianjurkan juga untuk mengawali pembacaan khutbah dengan membaca takbir sebanyak 9 kali sebagai pembuka salam.
Baca juga:  Cegah Penularan Covid-19 saat Libur Lebaran, Pelayanan Kontak Tidak Langsung Tetap Jadi Prioritas

Doa Setelah Sholat Idul Fitri

Membaca doa selesai melaksanakan Salat Idul Fitri merupakan hal yang tak boleh terlewat. Terlebih Salat Idul Fitri hanya bisa dilaksanakan sekali dalam satu tahun.

Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai memanfaatkan waktu di hari kemenangan ini untuk memanjatkan doa dan muhasabah diri agar didengar oleh Allah.

Berikut adalah bacaan yang disarankan untuk dibaca setelah melaksanakan Salat Idul Fitri:

Membaca Istighfar (Astaghfirullahaladzim)

Baca juga:  Badan POM, MUI, dan Para Ahli Janji Kawal Vaksin Covid-19

Dzikir mengucap:

LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIR” dan “SUBHANALLAHI WA BI HAMDIH” sebanyak-banyaknya.

Membaca surah pendek di dalam Al Quran seperti QS Al-Ikhlas, QS Al-alaq atau QS An-Nas. Membaca 3 bacaan utama (Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar). Membaca Ayat Kursi.

Itulah ringkasan mengenai tata cara Salat Idul Fitri dan bacaan Salat Idul Fitri yang sudah kami rangkum. Semoga artikel ini membantu.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close