Bontang
Tinggal Tunggu Rekomendasi, Agus Haris Pastikan Dampingi Neni Moerniaeni di Pilkada Bontang 2024
Kaltimtoday.co, Bontang - Ketua DPC Gerindra Bontang, Agus Haris, membenarkan bahwa dirinya akan berpasangan dengan Neni Moerniaeni dalam Pilkada Bontang 2024. Dia mengatakan, pengumuman kedua bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini tinggal menunggu terbitnya rekomendasi dari DPP masing-masing partai, yakni Gerindra dan Golkar.
"Insha Allah sudah pasti dengan Bu Neni," kata Agus Haris kepada Kaltim Today, Selasa (15/7/2024) petang.
Pria yang akrab disapa AH ini bilang, pihaknya belum tahu pasti kapan rekomendasi terbit. Bisa jadi akhir Juli atau Agustus 2024. Dari kabar diterima, rekomendasi terbit secara kolektif untuk 10 kota/kabupaten di Kaltim.
"Kami menunggu saja. Rekomendasi itu turunnya secara kolektif," kata AH kepada Kaltim Today, Selasa (15/7/2024) petang.
Hingga kini AH masih menunggu, apakah rekomendasi nantinya turun hanya menyebut dirinya direstui maju Pilkada, atau restu dalam bentuk pasangan bakal calon bersama Neni Moerniaeni. Namun pada prinsipnya, kata AH, pihaknya sudah mengirim data Neni ke DPP melalui DPD Gerindra Kaltim. Begitu pun sebaliknya, data AH sudah dikirim ke DPP melalui DPD Golkar.
Namun dalam waktu dekat, kata pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Bontang ini, bakal ada pemanggilan bagi pihak yang diusung maju Pilkada.
"Sejauh ini komunikasi yang kami bangun dengan DPP, dalam waktu dekat ada pemanggilan kami yang diusulkan maju kepala daerah," tandasnya.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Bekali Orangtua dan Siswa Cegah Kekerasan Seksual, MPLS di SDN 001 Bontang Selatan Akan Libatkan DP3AKB
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDN 001 Bontang Selatan Libatkan Orangtua Lewat Pra MPLS
- JAP Minta Fasilitas Ramah Difabel Jadi Prioritas dalam Raperda LLAJ Bontang
- Andi Faizal Dorong Kesadaran Warga Rawat Aset Publik
- Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif








