Daerah

Waspada Gelombang Tinggi di Balikpapan! Puncak Terjadi 27 Juli, Nelayan Diminta Tunda Melaut

Suara Network — Kaltim Today 22 Juli 2024 09:16
Waspada Gelombang Tinggi di Balikpapan! Puncak Terjadi 27 Juli, Nelayan Diminta Tunda Melaut
Ilustrasi gelombang tinggi. (Pixabay)

Kaltimtoday.co, Balikpapan - Cuaca di Balikpapan diprediksi tidak menentu dalam beberapa hari ke depan. Hal ini berakibat pada kondisi ombak di wilayah pesisir yang cukup tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan pesisir, untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi. Puncak ketinggian ombak diprediksi terjadi pada tanggal 27 Juli mendatang.

"Kami imbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dari BMKG dan waspada terhadap gelombang tinggi, terutama di kawasan pesisir," ujar Bambang Subagya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Balikpapan.

Imbauan ini juga ditujukan kepada para pengelola tempat wisata di pesisir Balikpapan. Mereka diminta untuk memasang rambu-rambu peringatan bahaya dan memberikan imbauan kepada pengunjung.

Sementara itu, Dinas Pangan Peternakan dan Perikanan (DP3) Balikpapan meminta para nelayan untuk menunda melaut selama periode gelombang tinggi. Nelayan diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut sebelum berangkat melaut.

"Jika kondisi gelombang laut tinggi dan tidak bersahabat, nelayan agar menunda melaut dan mengoptimalkan waktu untuk melakukan perawatan dan perbaikan alat tangkap," jelas Kepala DP3 Balikpapan, Sri Wahyuningsih.

Lebih lanjut, Sri Wahyuningsih juga mengingatkan para nelayan untuk selalu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Tercatat, terdapat sekitar 1.200 nelayan di Balikpapan yang tersebar di wilayah Balikpapan Barat dan Timur. Mereka diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait kondisi cuaca dan gelombang laut.

"Sebagian besar nelayan kita berada di wilayah timur dan barat karena berbatasan langsung dengan laut," tutupnya.

[RWT]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp



Berita Lainnya