Bontang

19 LPK Bontang Sudah Mendaftarkan Izin Melalui OSS

Kaltimtoday.co, Bontang – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan kerja. Terlebih, persiapan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja adalah aspek penting tumbuhnya dunia usaha. Kebutuhan atas tenaga kerja yang kompeten, profesional dan ahli pun semakin meningkat.

Oleh karenanya, salah satu solusinya adalah dengan ikut serta pelatihan yang digelar oleh LPK. Namun, mendirikan LPK juga tak sembarangan. Terdapat syarat dan aturan dalam mendirikan LPK agar menjadi LPK yang legal, sesuai Permenaker nomor 17/2016 tentang tata cara perizinan dan pendaftaran lembaga pelatihan kerja.

Baca juga:  Bangunan MTQ Tetap Dilanjutkan, DPUPRK Bontang: Sisa 40 Persen

Dikatakan Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Bontang, Usman mengatakan, LPK tak bisa mendapatkan perizinan jika tidak diberikan rekomendasi dari Disnaker.

“Jadi kalau ada LPK yang tidak kami rekomendasikan, maka LPK tersebut tak bisa beroperasi, apalagi mendapatkan bantuan pelatihan,” kata Usman.

Di Bontang, Usman menjelaskan, sebanyak 19 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sudah melakukan pendaftaran perizinan LPK-nya melalui online single submission (OSS).

Baca juga:  Kurangi Estetika Kota hingga Izin Bermasalah, Dewan Minta Pemkot Samarinda Tegas Tertibkan Reklame

Ke-19 itu dirincikan Usman yakni LPK Sasana Widya, LPK 77, LPK Rita, LPK Adjie Radja, LPK Aisyah, LPK BBEC, LPK Goldens, LPK Suvi Training, LPK Ayulia Training Center, LPK Diamort, LPK Mira, LPK Alifcom Institut, LPK Aptekom, LPK Hasniah, LPK Cipta Jasa Mandiri, LPK Dewi Utama, LPK Global, LPK Inkubator Bisnis Permata Bunda, dan LPK Sandy.

“Data tersebut merupakan data sementara LPK yang sudah melakukan perizinan secara online,” ujarnya.

Baca juga:  Hutan Mangrove di Selangan Dibabat Warga, BW Minta Pemkot Bontang Serius Tangani

Sementara itu, lanjut Usman, masih ada beberapa LPK yang berproses melakukan perizinan secara online, yakni 2 LPK. Usman berharap dengan sudah memenuhi perizinan yang diatur sesuai Permenaker, LPK tersebut dapat memberikan pelatihan kepada tenaga kerja dengan baik. Terutama, ketika para LPK mendapat bantuan pelatihan, baik dari pusat, provinsi, maupun daerah.

“Yang terpenting itu, ketika LPK mendapat bantuan pelatihan, segera berkoordinasi dengan kami (Disnaker) agar kami bisa mendapat data berapa peserta yang akan dilatih dan jumlah anggarannya,” pungkasnya.

[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker