Samarinda

2 ABK Asal Vietnam Alami Sesak Napas, Kini Masuk di Ruang Isolasi RSUD AW Syahranie

Kaltimtoday.co, Samarinda – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda menggelar konferensi pers di kantornya terkait awak buah kapal (ABK) asal Vietnam yang dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (10/12/2021). Diketahui, ABK tersebut tiba pada 6 Desember 2021.

Kepala KKP Kelas II Samarinda, Solihin membenarkan sebanyak 20 ABK MV Viet Thuan Ocean (VTO) memang betul terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut diketahui melalui tes PCR yang dilakukan pihaknya terhadap 22 ABK pada 7 Desember 2021.

Baca juga:  Tabung Oksigen Langka hingga Bansos Lambat, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dorong Perusahaan Salurkan CSR Demi Bantu Warga

Kapal kargo itu tiba dari Ho Chi Minh City dan tiba di Muara Berau, Kukar. Bertujuan untuk bongkar muat batu bara. Disebutkan Solihin, saat tes PCR menunjukkan 20 ABK dinyatakan positif, kapal dinyatakan dalam karantina untuk dilakukan sejumlah tindakan.

Yakni contact tracing di kapal, isolasi mandiri, dan rencana tindakan menyemprot disinfektan di area kapal. Sekaligus menjalin komunikasi dengan kapal melalui agen pelayaran dalam rangka melaksanakan isolasi mandiri di kapal tersebut.

KKP Kelas II Samarinda juga langsung berkoordinasi intens dengan Satgas Covid-19 Samarinda, rapat koordinasi dengan lintas sektor kemaritiman dan wilayah, pemantauan suhu dan saturasi oksigen tiap hari, mengirimkan obat dan vitamin untuk ABK, serta seluruh team bording dan agen pelayaran dilakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan petugas KKP Kelas II Samarinda. Kondisi kesehatannya juga dilaporkan setiap hari.

Namun, pada 8 Desember 2021 nahkoda kapal melalui agen pelayaran menginformasikan kepada pihaknya bahwa 1 ABK mengalami gejala sesak napas. Akhirnya pasien dilarikan ke ruang isolasi RSUD AW Syahranie Samarinda. Pun pada 9 Desember 2021, bertambah lagi 1 ABK yang turut mengalami sesak napas dan dibawa ke rumah sakit pula.

“Pertama laki-laki berusia 44 tahun. Saturasi oksigennya 89 persen. Kemudian laki-laki usia 32 tahun, saturasi oksigen mencapai 88 persen,” ungkap Solihin kepada awak media.

Hingga saat ini, sumber penularan Covid-19 masih dalam tahap penyelidikan Tim Surveilans KKP Kelas II Samarinda. Dugaan sementara, ada interaksi antara orang yang terinfeksi Covid-19 dengan ABK. Kemudian menyebar ke ABK lainnya melalui kontak langsung atau makan di ruang mes. Atau karena penyebaran melalui AC central di kapal.

Solihin memastikan bahwa ABK yang terkonfirmasi positif itu tak akan turun dari kapal. Soal hasil tracing pun, pihaknya tak menemukan kasus tambahan. Dari 22 ABK tersebut, memang baru 2 orang yang sudah mendapat suntikan vaksin.

Baca juga:  Plt Dirut RSUD AM Parikesit Jelaskan Pihak Keluarga yang Ingin Ambil Jenazah Covid-19 Hanya Salah Paham

“Itupun hanya 1 awak yang mendapatkan dosis satu dan dua,” lanjut Solihin.

Kemudian, sampel swab para ABK tersebut akan segera dikirim ke Jakarta. Hal itu demi mengetahui varian virus apa yang diidap para ABK Vietnam tersebut.

“Dikirim ke Jakarta, karena di sini (Samarinda) tidak bisa. Jika ada perkembangan selanjutnya, akan kami kabari,” tandasnya.

[YMD | RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker