Gaya HidupPaser

5 Makanan Khas Paser Kalimantan Timur yang Unik dan Lezat

Kaltimtoday.co –  Paser adalah salah satu dari sepuluh Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur yang berada di wilayah selatan. Terdapat dua suku besar yang mendiami kabupaten ini, yaitu suku asli Dayak Paser dan suku Bugis.

Salah satu hal yang menarik wisatawan saat berkunjung di Paser adalah Festival Melas Taon yang merupakan festival seni budaya dan adat istiadat yang ada pada suku Paser. Kebudayaan itu merupakan salah satu kekayaan kebudayaan nasional, kebudayaan yang telah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang suku Dayak Paser.

Baca juga:  Gampang Lesu? Tingkatkan Energi Anda dengan Mengonsumsi 6 Makanan Ini

Selain itu, Paser juga memiliki daya tarik tersendiri dalam segi kulinernya. Makanan tradisional khas Kabupaten Paser menjadi hal yang sering diburu oleh para wisatawan.

Baca juga:  Pupuk Bersubsidi Langka, Komisi III DPRD Kukar Kunjungi DPTPH Kaltim

Apa saja?  Berikut 5 makanan khas Paser yang wajib dicoba:

1. Ponta

Ponta.

Ponta adalah singkatan dari Podangan Ketan. Dimana makana ini memang diolah dari padi ketan yang masih muda. Ponta merupakan makanan khas tradisional nenek moyang yang masih dilestarikan di Kabupaten Paser hingga saat ini.

Untuk pengolahannya, setelah dipetik padi ketan yang masih muda itu dipisahkan dari tangkainya dengan cara diserut. Kemudian, setelah itu proses pembuatannya adalah dengan cara disangrai hingga matang atau warnanya berubah menjadi kecoklatan lalu kemudian didiamkan sampai dingin. Kemudian ditumbuk lalu dibersihkan dari kulitnya setelah itu Ponta pun sudah siap untuk disantap.

Baca juga:  Isran Noor: Semoga Damai Natal Memberkati Kita Semua

Masyarakat Paser biasanya menikmati Ponta dengan menambahkan gula merah dan serutan kelapa muda sehingga rasanya menjadi lebih manis.

Selain itu, ponta juga bisa divariasikan dengan santan dan gula yang akhirnya akan menjadi kolak ponta.

2. Sambal Acan

Sambal Acan.

Sambal Acan ini merupakan Sambal terpopuler di Paser. Sambal acan biasanya diolah memakai campuran buah-buah lokal seperti mangga asam, terong asam dan binjai. Buah yang dipakai tergantung musim. Jadi, dalam

setahun kita dapat merasakan nikmatnya sambal acan dengan rasa asam yang berbeda-beda.

Baca juga:  Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Amalan yang Disyariatkan

Rasanya sangatlah enak terlebih lagi jika dihidangkan bersama nasi hangat. Umumnya cara pembuatan Sambalacan dengan cara membakar terasi, lalu dimasukkan ke cowek. Kemudian dicampur, tomat, bawang putih, cabe merah, cabe rawit dan cabe keriting yang sudah digoreng bersamaan dengan bumbu penyedap.

Untuk dijadikan buah tangan, sambal ini juga bisa didapat dari pusat oleh-oleh di Paser dan tersedia dalam berbagai ukuran kemasan.

3. Dempo’ Duyan

dempo duyan.

Makanan yang satu ini sepertinya tak boleh terlewatkan bagi kalian pecinta durian. Dempo’ duyan ini merupakan salah satu olahannya yang menjadi kuliner khas Kabupaten Paser.

Dempo’ duyan ini sekilas mirip dengan dodol. Namun, jika dodol menambahkan bahan lain seperti gula dan garam, Dempo Duyan sama sekali tidak. Sehingga rasanya pun sangat khas dari makanan lainnya.

Baca juga:  Rekomendasi Film dan Series yang Raih Penghargaan di Golden Globe 2021

Pembuatan Dempo’ duyan ini dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Paser dengan teknologi yang sangat sederhana.  Uniknya, musim buah durian ini bukan berasal dari kebun yang sengaja ditanam warga masyarakat melainkan durian-durian hutan yang banyak tumbuh di dalaam hutan-hutan Paser.

Saat musim buah durian tiba, berbondong-bondong masyarakat Paser berburu buah kedalam hutan. Berburu atau mencari buah ini biasanya disebut “Sebua”. Meski saat ini, tidak menutup kemungkinan ada durian yang berasal dari tanaman sendiri.

4. Deli Tekalo/Sayur Tekalo

Deli Tekalo.

Tekalo (Kecombrang) adalah tumbuhan yang sejak ratusan tahun yang lalu dipakai oleh masyarakat adat Paser sebagai bumbu tradisional untuk memasak. Deli Tekalo ini pernah menjadi nominasi makanan tradisional popular di ajang Anugrah Pesona Indonesia 2018.

Baca juga:  Catat Jadwalnya! Berikut 5 Drama Korea yang Tayang April 2021

Makanan ini merupakan sayur asam  yang menggunakan Ikan Beong dan Timun Padi. Cara memasaknya pun cukup mudah yaitu dengan merebus air hingga mendidih kemudian masukan bawang merah, serai, kunyit, lengkoas, timun padi, ikan beong dan garam secukupnya hingga tercium bau harum lalu deli tekalo pun siap untuk disajikan.

5. Pisang Rimpi

Pisang Rimpi.

Pisang Rimpi adalah salah satu makanan khas di kabupaten Paser. Rasanya sangat manis dan lezat. Walaupun memang kandungan gizinya tidak seberapa, tapi Pisang Rimpi adalah makanan yang alami dan tidak menganggu kesehatan.

Baca juga:  Menuju Kalimantan Timur Bebas DBD (Demam Berdarah Dengue)

Rimpi adalah cemilan yang terbuat dari pisang gepok yang diolah dengan cara mengasapi pisang diatans bara/arang kayu hingga berwarna kecoklatan dan mengeluarkan aroma yang khas terasa manis dan lezat.

Pisang rimpi ini bisa dimakan langsung atau digoreng terlebih dahulu dengan tepung dan dihidangkan hangat-hangat bersama kopi/teh.

Baca juga:  10 Tips Cara Jualan di Instagram

Seiring berjalannya waktu, varian pisang rimpi ini mulai beragam seperti madu, cokelat, vanila, original dan lain-lain.

Pisang rimpi ini dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional yang ada di daerah Paser dengan harga yang sangat terjangkau yaitu mulai dari RP.5000/bungkus.

[ANISA L | NON | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close